Oknum Kades di Lamongan Digrebek Petugas, Diduga Lus Lus Pipi Istri Anggota TNI

Ilustrsi/net

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Oknum Kepala Desa Manyar Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan Jawa Timur, digerebek petugas saat sedang berduaan dengan perempuan bersuami.

Peristiwa penggrebekan Kepala Desa Manyar tersebut terjadi dirumahnya pada hari Senin tanggal 10 Januari 2022, malam.

Bacaan Lainnya

Digrebek Kades tersebut lantaran kedapatan sedang berduaan dengan perempuan yang berinisial “S” yang diduga merupakan istri seorang anggota perwira TNI.

Kejadian bermula dari informasi warga, Kemudian Petugas mengawasi serta memantau gerak gerik Kepala Desa dan mendapati mereka berduaan dalam rumah bersama seorang perempuan diduga istri anggota perwira TNI.

Dalam hal ini, KH. Nurul, tokoh agama Desa Manyar saat dimintai keterangan berkaitan perkara ini menyampaikan, “Ngapunten (mohon maaf), saya hanya akan menyampaikan seputar apa yang saya ketahui.

Dibenarkan oleh Kyai Nurul, “Bahwa penggerebekan/penangkapan atau apapun namanya itu memang ada dan terjadi pada hari Senin malam Selasa.

“Perlu saya luruskan bahwa penggerebekan itu dari petugas TNI, masyarakat Desa Manyar tidak tau apapun yang terjadi.

Bahkan saya tau itu ketika saya di telpon petugas Koramil untuk datang di rumah Kepala Desa, dan saya datang bersama Kyai Habib Abdullah pengasuh Pondok Pesantren Al- Kautsar,” ungkapnya. Sabtu (15/01/2022).

Lebih lanjut, kata Kyai Nurul, ketika saya dan Kyai Habib datang di rumah bapak Kepala Desa (Kades) di situ sudah banyak orang.

Diantaranya, ada pak Kades, Ibu yang asli warga desa Kudikan Kecamatan Sekaran tersebut, atau perempuan yang diduga istri anggota perwira TNI, red).

Hadir pula H.Rufi’i pengurus RT setempat, Danramil dan anggota, Ada 2 orang anggota dari Polsek, pak Padi Pol PP, dan di ditambah lagi ada 3-4 orang.

Ditambahkan, waktu diakhir kejadian itu KTP pak Kades dan Ibu, atau perempuan yang diduga istri anggota perwira TNI tersebut diambil photo dan Handphon nya diminta.

Selanjutnya Pak Danramil, dalam hal ini Danramil 0812/16 Sekaran, Kapten Kav Sumaji menyampaikan, “Malam ini Ibu akan saya antar pulang ke Desa Kudikan dan besok pagi jam 07.00 WIB akan saya jemput untuk ikut ke Makodim 0812 Lamongan,” kata Kyai Nurul menirukan penyampaian Danramil saat kejadian.

Sementara, Kades Manyar saat dimintai penjelasan atas peristiwa penggrebekan dirinya pada Senin tanggal 10 Januari 2022, malam.

Penggrebekan lantaran kedapatan sedang berduaan dirumahnya dengan perempuan yang diduga merupakan istri seorang perwira TNI. Kades belum memberikan penjelasan

Waktu terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lamongan Khusnul Yakin, S.Si, berkaitan dengan kejadian ini mengatakan, “Pihak PMD baru dengar informasi tersebut, dan selanjutnya akan kebawah untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.saat dikofirmasi media RadarBangsa.co.id

“Belum dapat laporan mas, nanti aku cari informasi di bawah dulu nggeh (ya), karena belum ada laporan masuk,” kata Khusnul.

Selain itu, nanti segera akan ada langkah- langkah dari pihak PMD untuk melakukan koordinasi bersama-bersama dengan camat kecamatan Sekaran.

Perihal perbuatan oknum kepala desa Manyar tersebut menurut Khusnul, kalau memang melanggar kode etik pastinya akan ada saksi dari para pihak terkait, sesuai dengan porsi pelanggarannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.