Oknum Karyawan Dealer di Lamongan Diduga Menipu Puluhan Konsumen Hampir Miliaran

  • Whatsapp
Kantor dealer Eka Karunia Motor di Jl. Sunan Drajat No.12, demangan, Sidoharjo, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62214. Jum'at (29/10/2021)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Salah satu korban dugaan penipuan oknum karyawan dealer motor menyampaikan dalam cuitan facebooknya pada kolom Jual Beli Zona Lamongan dengan akun atas nama Heny Kusrina.

Menurutnya, “Kejadian bermula niat tukar tambah sepeda di dealer “Eka Karunia Motor” di Lamongan, melalui karyawan atas nama Sugi Bowo. Setelah itu sepeda saya di ambil kerumah, terus di suruh menunggu sampai dengan berjalan sudah 2 bulan,” ujar Heny Kusrina.

Bacaan Lainnya

Sesudah itu beberapa hari Sugi Bowo di hubungi tidak bisa, kata Heny, munculah kecurigaan saya kemudian saya mencoba konfirmasi ke dealer, katanya pihak dealer Sugi Bowo sudah tidak masuk kerja beberapa hari.

bukti kwintasi transaksi

Sugi Bowo, menghilang dan di hubungi handphone nya tidak aktif, kami kerumah nya juga, istri nya sudah tidak ada. Menghilang atau sembunyi saya tidak tau,” ujar Heny.

Orang tua nya sudah tidak mau bertanggungjawab, pihak deler nya menunggu Sugi Bowo ditemukan (ditangkap) dulu.

Dengan nada menyesal dan pasrah Heny menambahkan dalam cuitanya tertulis, “Kalau rezeki tidak akan kemana, kalau tidak ketemu berarti belum rezeki di ikhlaskan, yang penting tidak ada korban Iagi.

Pelaku atas nama Sugi Bowo alamat Mojodalem RT.02/RW.03 desa Takeranklanting, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Semoga segera ketangkap,” harap Heny Kusrina.

Pihak dealer Eka Karunia Motor di Lamongan dalam persoalan ini menguasakan pada kuasa hukum yang lagi tranding di Lamongan yakni, Ahmad Umar Buwang, S.H.

“Salah satu oknum karyawan sebuah dealer motor “Eka Karunia Motor” di Lamongan, Sugi Bowo, sudah dilaporkan ke polisi pada 19 Oktober 2021 dengan dalih dugaan pemalsuan stempel.

Umar Buwang melanjutkan, modus pelaku tersebut membuat puluhan korban tergiur.

“Rata-rata korban membayar kepada tersangka berkisar Rp 20 juta an, Dengan korban mencapai kurang lebih 50 an orang, silakan dihitung sendiri berapa jumlah total korban yang di rugikan.

Disini kami katakan, kata Umar Buwang, klien kami yakni Bambang Kepala Cabang dealer Eka Karunia Motor adalah juga sebagai korban termasuk pihak yang dirugikan oleh pelaku.

Dalam keterangannya bahwa persoalan tersebut dilakukan oleh pelaku Sugi Bowo diluar prosedur perusahaan yakni kantor Cabang dealer “Eka Karunia Motor” di Lamongan. Meskipun sebelumnya adalah karyawan yang bekerja sebagai marketing disini.

Namun, yang dilakukan oleh Sugi Buwo adalah diluar ketentuan perusahaan,” tegasnya.

“Karena hal tersebut ada dugaan mencatut lisensi stempel dealer “Eka Karunia Motor” di Lamongan yang selama ini dianulir pihak managemen tidak pernah mengeluarkan refrensi maupun rekomendasi kepada Sugi Bowo berkaitan dengan persoalan ini.

Umar Buwang saat ditanya, soal bagaimana dengan para korban jika bertanya, untuk bukti otentik stempel tersebut tertera pada kwitansinya masing-masing kinsumen adalah stempel milik dealer Eka Karunia Motor Lamongan.

Terkait hal tersebut adalah kewenangan dari pihak penyidik kepolisian mungkin melalui Labfour (Laboratorium Fourensik) polda Jatim.

“Apakah stempel tersebut benar-benar milik dealer Eka Karunia Motor dan atau memang ada unsur kesengajaan diduplikat atau digandakan oleh pelaku Sugi Bowo,” paparnya.

Lebih lanjut dalam menerima kuasa ini, kami akan melakukan pengumpulan data serta pengumpulan bahan dan keterangan dari pihak managemen termasuk.

“Diantaranya juga kami akan melakukan pendekatan persuasif kepada pihak keluarga pelaku berapa aset yang masih dimiliki dan selanjutnya akan mengundang masing – masing korban dari Sugi Bowo untuk memediasinya.

Jadi prinsip kami sebagai kuasa hukum adalah mengutamakan pencegahan APH diantaranya deplomasi, mediasi dan solusi untuk semua pihak,” pungkas Umar Buwang.

Pada kesempatan yang lain, AKP Yoan Septi Hendri selaku Kepala penyidik reserse kriminal Polres Lamongan saat dikonfirmasi soal adanya pelaporan Kepala Cabang dealer “Eka Karunia Motor” terhadap oknum karyawannya ke polres Lamongan.

Pihaknya melakukan kroscek terlebih dahulu, apa benar ada pelaporan atau kah belum. Namun demikian selanjutnya kata AKP Yoan mengatakan, “Ya, intinya sudah ada laporan.

Selanjutnya dalam perkara pelaporan ini, menurutnya, “Masih kami dalami,” ujar AKP Yoan yang punya brand kerja cepat ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *