Oknum Mantan Kapolsek Tembalang Semarang, Sewa Mobil Rental Tidak di Bayar dan Diduga Mobil Digadaikan

  • Whatsapp
(kanan) Mantan Kapolsek Tembalang Semarang (tengah) mobil yang di sewakan (kiri) Pemilik Mobil

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Oknum mantan Kapolsek Tembalang Semarang Jawa Tengah berpangkat Kompol (BR) akan di laporkan ke atasannya di karenakan menyewa mobil rental Calya abu-abu bernopol H 9089 JP STNK atas nama Syaifudin sudah hampir tujuh (7) bulan tidak bayar sewanya dan mobil diduga di gadaikan.

Menurut pemilik mobil rental tersebut Mukholif (38) yang tinggal di Wonomulyo Mukti Timur Semarang datang kerumah pelindung media cetak/online Radarbangsa jawa Tengah/DIY untuk minta bantuan memfasilitasi permasalahan terkait mobil yang disewa oleh oknum mantan Kapolsek Tembalang tersebut.

Read More

Karena sudah hampir tujuh (7) bulan mobilnya (red_) Mukholif tidak dikembalikan oleh oknum tersebut, terangnya.

Menurut keterangan dari pemilik rental, sudah sering kali di tanyakan keberadaan unitnya dan admistrasinya selalu tidak pernah memberi jawaban yang pasti, hanya bilang nanti dan nanti saya selesaikan.

Karena gak ada solusinya, saya selaku pemilik mobil rental merasa di bohongi dan di rugikan tersebut meminta bantuan kepada Widi Astono selaku pelindung media radarbangsa cetak/online datang ke rumahnya meminta tolong untuk menyelesaikan permasalahan ini, tambahnya.

Setelah memberikan keterangan kronologis kejadian kepada pelindung media Radarbangsa, co.id Jawa Tengah Widi Astono di siang hari, dan di malam harinya langsung di telusuri dengan mendatangi kerumah mantan Kapolsek Tembalang tersebut untuk klarifikasi.

Sampai di rumah oknum mantan Kapolsek tersebut rumah sepi lampu rumah mati semua di ketuk ketuk dari pintu luar tidak ada jawaban.

Kita tunggu sekian menit ada yang datang mengaku keponakan oknum tersebut, dia masuk kedalam dan keluar lagi bilang suruh tunggu sebentar baru perjalanan pulang.

Kita tunggut idak beberapa lama kemudian oknum tersebut datang dan menemui awak media di teras rumahnya.

Setelah kita klarifikasikan ke oknum tersebut yang bersangkutan mengiyakannya dan sanggup mengembalikan unit dan administrasinya pada hari Rabo 10 Juni 2020,puku 16.00 WIB, tapi di kasih kesempatan hingga pukul 20.00 WIB sama tim awak media.

Pada hari Rabu siang 10 Juni 2020 oknum mantan Kapolsek Tembalang yang sekarang dinas di Polrestabes Semarang tersebut di tanyakan melalui WhatsApp sama pelindung Radarbangsa oknum tersebut memberikan jawaban melalui ponselnya minta waktu mundur pada hari Sabtu 13 Juni 2020.

Dengan begitu pelindung media radarbangsa Jawa Tengah/DIY Wdi Astono memberi toleransi waktu hingga Minggu 14 Juni 2020 untuk di beri waktu kelonggaran satu hari, tapi hingga berita ini di turunkan tidak ada etika baik untuk mengembalikan mobil rental tersebut.

Hanya janji janji dan janji dan unit tidak terlihat di bawa oknum tersebut dan dugaan kuat mobil rental tersebut di gadaikan.

Pelindung awak media RadarBangsa.co.id, Widi Astono, sesuai permintaan korban Mukholif minta untukdi terbitkan berita atas perilaku oknum penegak hukum malah memberi contoh melanggar hukum.

Pelindung media Radarbangsa Jawa Tengah/DIY berharap kepada Kapolrestabes Semarang dan Kapolda jawa Tengah supaya bisa menindak tegas oknum tersebut karena di duga melanggar pasal 372 – 378 KUHP sangsi hukuman 4 tahun penjara.

Saya Mukholis yang minta bantuan pendampingan awak media radarbangsa cetak/online untuk mencari kepastian hukum dan keadilan melalui media supaya langsung tersambung dengan orang nomer satu pemegang wilayah hukum jawa Tengah dan Semarang, tutup Mukholis.

(Widi/Team)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *