Oknum Marketing Dealer di Lamongan Penipu Konsumen Miliaran, Begini Akhir Pelariannya

Konferensi Pers Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana didampingi Kasatreskrim AKP Yoan Septi Hendri, KBO Reskrim IPTU Suroto, Kanit II Pidsus IPDA Arif, Kasi Humas IPTU Jinanto serta tersangka Sugi Bawa Tri Laksana di Mapolres Lamongan (Dok Foto: Istimewa / RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Sales dari salah satu dealer sepeda motor yang berkantor pada Eka Karunia Motor di Jln. Sunan Drajat No. 12 Kecamatan kabupaten Lamongan ditangkap anggota Satreskrim Polres Lamongan.

Pelaku bernama Sugi Bawa Tri Laksana (34) yang beralamat di Mojodalem desa Takeranklanting, Kecamatan Tikung, Lamongan ini kedapatan melakukan penipuan dan atau penggelepan pembelian sepeda motor di kantor dealer tempatnya bekerja.

Bacaan Lainnya

Modusnya, pelaku selaku sales dari Eka Karunia Motor, menawarkan pembelian unit sepeda motor Merk Honda berbagai type, melalui brosur dan Bloker (pertemanan).
Apabila ada konsumen yang berminat melakukan pembelian sepeda motor maka pelaku akan menawarkan pembelian unit lebih murah dari dealer lain dan untuk unit prosesnya cepat dilakukan pengiriman.

Selanjutnya pelaku meminta DP kepada konsumen rata rata Rp. 10.000.000,- s/d Rp. 15.000.000,- / unit untuk pembelian secara kredit dan untuk pembelian cash rata rata Rp. 20.000.000 s/d Rp. 30.000.000 tergantung jenis kendaraan.

Dan oleh pelaku, konsumen diberi kwitansi biasa (bukan resmi milik dealer yang diprint/di cetak) dan dijanjikan unit akan segera di kirim.

Akan tetapi uang pembayaran konsumen tidak dilakukan penyetoran ke pihak Dealer dan uang konsumen tersebut digunakan untuk keperluan pribadi.

Setelah kosumen melakukan pembayaran ternyata unit tidak pernah dikirim, dan hanya dijanjikan saja.

Kemudian para konsumen melakukan pengecekan ke pihak Dealer ternyata uang Dp /pembelian tidak disetorkan ke pihak Dealer Selama periode Juli s/d Oktober 2021.

Hal ini diungkapkan Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana dalam konferensi pers nya di ruang tunggu Satreskrim Mapolres Lamongan, Selasa (21/12).

Berdasarkan pengembangan penyelidikan, perbuatan konsumen yang melakukan pembelian melalui pelaku sebanyak 40 orang (3 orang telah melapor sedang 37 belum membuat laporan).

Setelah banyak konsumen yang komplain sekitar bulan Oktober akhirnya pelaku melarikan diri.

Akhirnya, dilakukan pelacakan terkait keberadaan pelaku oleh Satreskrim Polres Lamongan, dan terpantau yang bersangkutan berada di Kecamatan Gogaguman Kota Mubagu Sulauwesi Utara.

“Penyidik medapatkan informasi bahwa mertua pelaku saat ini sedang sakit, dan pelaku akan pulang ke rumah istrinya yang berada di Bojonegoro melalui jalur udara.

Setelah itu dilakukan pemantauan di bandara Internasional Juanda Surabaya dan pada hari Kamis tanggal 16 Desember 2021, sekira jam 15.30 WIB pelaku ditangkap di pintu keluar bandara Internasional Juanda Surabaya.

Akibat kejadian tersebut kerugian yang dialarni konsumen Rp. 1 Miliar, dari 40 konsumen.

Dalam perkara ini, dibuktikan dari adanya Surat Perintah Penyidikan Nomor : Sprin. Dik/182/XI/RES 1.11/2021, Tanggal 29 November 2021.

Berdasarkan laporan ke- tiga orang korban berinisial A-TI (22) dan A-J (35) serta S-H (45) pada tanggal 19 dan 29 Oktober serta tanggal 20 November 2021.

Barang bukti yang disita oleh petugas 33 Bendel kwitansi pembayaran pembelian unit sepeda motor yang ditandatangani oleh Sugi Bawa 33 Lembar foto kopi KK dan KTP konsumen.

Selain itu diamankan juga satu buah stempel bertuliskan lunas, dan satu stempel bertuliskan nama Sugi Bawa dan Nomor handphone Hp serta satu stempel bertuliskan Eka Karunia Sugi Bawa.

Akibat perbuatannya pelaku tersebut, penerapan pasal yang dilanggar:
“Barang siapa dengan maksud hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak baik dengan memakai nama palsu;

Keadaan palsu baik dengan akal dan tipu muslihat, maupun dengan karangan perkataan-perkataan bohong, membujuk orang supaya memberikan sesuatu barang membuat utang;

Menghapuskan piutang dan atau barang siapa dengan sengaja memiliki dengan melawan hak sesuatu barang yang sama sekali atau sebagiannya termasuk kepunyaan orang lain;

Dan barang itu ada padanya bukan karena kejahatan dan perbuatan tersebut dilakukan secara berkelanjutan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP Jo 65 KUHP dengan ancaman hukuman 4
tahun penjara;

Sementara, Kuasa Hukum Eka Karunia Motor Ahmad Umar Buwang, S.H., menyampaikan, “Kami apresiasi setinggi tingginya kepada pihak Polres Lamongan yang dengan cepat menagkap saudara Sugi Bawa Tri Laksana.

Semoga dengan kasus ini masyarakat harus lebih hati-hati dan teliti dalam melakukan transaksi khususnya dalam pembelian barang, jangan tertipu dengan harga murah.

Ahmad Umar Buwang menambahkan, kami selaku kuasa hukum berharap pelaku di proses sesuai aturan yang berlaku. “Saya yakin Polres Lamongan profesional dalam menangani perkara ini.pungkasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *