Padepokan Wong Bodho, Gus Koiri : Belajar Pada Pengalaman Mencari Ridho Illahi

- Redaksi

Sabtu, 23 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK,RadarBangsa.co.id – Siapa yang tidak kenal dengan M. Sukoiri. Kepala desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Kab Gresik, yang mempunyai jiwa sosial tinggi dan juga pendiri komunitas Wong Bodho Pondok Mburi.

Gus Koiri sapaan akrab kepala desa Sidowungu tiga periode ini menerangkan, hidup itu belajar, berguru pada pengalaman untuk mencari ridho Tuhan. Dalam setiap pengajiannya, kajian yang diberikan Gus Koiri tergolong sederhana, akan tetapi selalu mengena.

“Manusia, alam bahkan hewan sekalipun jadikanlah guru bagi kita, di dalam keburukan ada pengajaran, maka sayangilah semua ciptaan tuhan tanpa membandingkan,” terang Gus Koiri, Jum’at, 22/11/2019.

Pola pengajaran yang diajarkan Gus Koiri di padepokan wong Bodho sangatlah berbeda dengan pengajaran di pondok pesantren lainnya.

Padepokan wong Bodho lebih di fokuskan pada kegiatan langsung. Seperti membantu orang lain yang sedang membutuhkan bantuan.

“Jangan pernah berpegang pada wujud karna yang wujud adalah kosong, Tuhan menciptakan surga dan neraka bukan untuk membuat kita berharap atau takut, karna Tuhan maha menyayangi,” jelasnya.

Melakukan hal baik apapun masih menurut Gus Koiri janganlah mengharap pujian dari orang lain. Biarlah Tuhan yang menilai atas apa yang kita lakukan. Kita tidak boleh menghina, menjustifikasi. Marilah kita duduk bersama, berdiskusi, saling menghargai dan menghormati.
“Lakukan apa saja yang bisa kita lakukan. Tidak perlu kita mengharap penilaian orang, karna jika kita sudah niatkan sesuatu untuk mencapai ridho Tuhan maka pujian tidak lagi kita hiraukan apa lagi cacian,” pungkasnya.(Jack).

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pantau Langsung Verifikasi SPMB di Madiun, Pastikan Proses Pengambilan PIN Berjalan Lancar
Usia 60 Tahun ke Atas Bisa Kerja Lagi, Kemnaker Luncurkan Program Lansia Aktif
ARSADA NTB Punya Ketua Baru, Tata Kelola BLUD dan Smart Hospital Jadi Prioritas
Tak Sekadar Seremoni, Pemkab Bangkalan Bergerak Nyata Jaga Lingkungan di Hari Lingkungan Hidup
33 Desa di Pasuruan Jadi Destana, Warga Diminta Siaga Hadapi Bencana
Limbah Tahu Cemari Sungai Jombang Lebih dari 10 Tahun, Warga Desak IPAL Segera Dituntaskan
Danlanal Semarang Kunjungi Bupati Kendal, Perkuat Sinergi TNI AL dan Pemerintah Daerah
Kemnaker-Kemenekraf Siapkan Talenta Kreatif, Peluang Kerja Baru Dibuka
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:39 WIB

Gubernur Khofifah Pantau Langsung Verifikasi SPMB di Madiun, Pastikan Proses Pengambilan PIN Berjalan Lancar

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:59 WIB

Usia 60 Tahun ke Atas Bisa Kerja Lagi, Kemnaker Luncurkan Program Lansia Aktif

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:59 WIB

Tak Sekadar Seremoni, Pemkab Bangkalan Bergerak Nyata Jaga Lingkungan di Hari Lingkungan Hidup

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:53 WIB

33 Desa di Pasuruan Jadi Destana, Warga Diminta Siaga Hadapi Bencana

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:36 WIB

Limbah Tahu Cemari Sungai Jombang Lebih dari 10 Tahun, Warga Desak IPAL Segera Dituntaskan

Berita Terbaru