Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Rapat Koordinasi Pengamanan Idul Fitri 1445 Hijriah

Pangdam IV/Diponegoro

MAGELANG, RadarBangsa.co.id – Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi lintas sektoral bersama Pj. Gubernur Jateng, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Nana Sudjana, M.M., Kapolda Jateng, Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.St.Mk., S.H., dan instansi terkait dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah dengan sandi Ops Ketupat Cadi 2024. Rapat tersebut berlangsung di Hotel Artos, Jl. Mayjen Bambang Soegeng, no. 1 Mertoyudan pada Kamis (28/3/2024).

Pangdam menjelaskan bahwa tujuan rapat tersebut adalah untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas di lapangan, terutama dalam upaya meningkatkan soliditas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah serta para Stakeholder penyelenggara guna menyiapkan dan mewujudkan mudik yang aman, kondusif, dan berkesan. “Saat ini, Pemerintah telah memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk melakukan mudik pada Cuti Nasional dan Cuti Bersama dalam perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H/tahun 2024,”jelasnya.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, pada Rapat lintas sektoral tentang kesiapan TNI dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri Ta 2024 di Jakarta, yang dihadiri oleh Panglima TNI, telah dihasilkan pokok-pokok perbantuan TNI kepada Pemda maupun Polri. “Hal ini bertujuan untuk mendukung memelihara ketertiban dan menjamin keamanan umum,”tambahnya.

“Satuan jajaran TNI siap mendukung dan membantu menjaga keamanan serta keselamatan selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2024,” kata Pangdam.

Selanjutnya, untuk mengatasi beberapa potensi kerawanan yang mungkin terjadi saat arus mudik Lebaran 2024, Pangdam menyebutkan bahwa sebanyak 4.200 Prajurit Satkowil akan diterjunkan di beberapa titik kerawanan. Serta menyiagakan 930 Prajurit dan mem-BKO kan 745 Prajurit ke Polda Jateng.

Beberapa point penting dikatakan Pangdam demi kesuksesan tugas tersebut antara lain melakukan P5 (Proper, Planning, Prevent, Peaceful dan performance), menjaga sinergitas dan soliditas antar instansi hingga mengantisipasi segala bentuk kerawanan selama arus mudik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *