Para Orang Tua Di Sampang Resah, Upaya Penculikan Anak Ternyata Meluas, Reporter Hernandi K.S.Sos M.Si

oleh -1.213 views
Gambar Ilustrasi Penculikan Anak

SAMPANG,radarbangsa.co.id – Kasus upaya penculikan anak di Kabupaten Sampang meluas

Meluasnya upaya penculikan anak setelah pemberitaan media online RB minggu 4/8
“Iya mas, ponaan saya sekitar jam 10 malam ada yang memaksa ngajak minta antar ke jalan Delima, padahal selain malam jarak yang di datangi agak jauh,”ujar Ratna warga jalan Imam bonjol senin 5/8

Menurutnya kejadian itu sekitar sepekan yang lalu, diceritakan ponaannya sedang main didepan rumah bersama temannya

Lalu datang pemuda menghampiri dengan membawa sepeda motor dan memaksa ikut untuk minta di antar

Beruntung ibu dari anak itu datang dan tidak memperbolehkannya, seketika pemuda tersebut kabur

Cerita yang hampir sama diceritakan TN wanita usia 45 tahun warga jalan Rajawali Sampang yang tidak mau disebutkan namanya

Disebutkan tetangganya mengalami kejadian serupa, namun tidak sampai terjadi dugaan penculikan karena pelaku ditegur oleh warga setempat

Minggu 4/8 RB memberitakan kejadian upaya penculikan yang di alami Berta 12 (cowok bukan cewek -red) warga jalan wilis Sampang

Saat main di poskamling setempat Ia di paksa ikut untuk minta anter mencari alamat seseorang

Karena merasa sebagai warga di jalan wilis dan ingin membantu pemuda berpostur tinggi itu Berta langsung mengiyakan dan di bonceng pelaku

Ternyata pelaku membawanya kearah pemakaman sampai ke Gowa lebar yang jaraknya cukup jauh dari rumah Berta

Dalam perjalanan Berta sempat menanyakan maksud dan tujuan yang akan didatangi, curiga dengan pertanyaan Berta si pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan meneruskan perjalanan hingga mendekati SMPN 6 Sampang

Dilokasi itu pelaku menurunkan Berta seraya mengontak temannya yang sudah siap dengan mobil

Merasa terancam Berta kabur menuju rumah temannya yang kebetulan dekat dengan SMPN 6 dan menceritakan kejadian yang di alami kepada orang tua temannya

Karena niatnya tidak tercapai dan merasa sudah diketahui, pelaku bersama temannya yang baru datang menggunakan mobil langsung tancap gas

Sesampainya di rumah Berta menceritakan kejadian yang dialami kepada Mulyadi, orang tua Berta warga jalan Wilis. (Her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *