Parade Merah Putih Hiasi Pelantikan 177 Kades Terpilih 2019

NGAWI, RadarBangsa.co.id – Parade Bendera Merah Putih, hiasi Pelantikan 177 Kepala Desa terpilih periode 2019-2025, di Benteng Pendem Van Den Bosh Kabupaten Ngawi Jawa Timur. Secara serentak 177 Kades terpilih tersebut mengucapkan Sumpah Janji dalam Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Ngawi Budi Sulistyono di halaman Benteng Van Den Bosh, untuk mengemban amanah yang telah menjadi tanggungjawabnya, Kamis (17/10).

Kemudian dilanjutkan penyematan lencana secara simbolis kepada perwakilan 19 Kades dan dikuti yang lainnya. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati, Ony Anwar, Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi Mokh Shodiq Triwidiyanto, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pejabat lingkup Pemkab Ngawi dan sejumlah tamu undangan.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Ngawi memberikan ucapan selamat bagi seluruh Kades terpilih. Dikatakannya,“ Selamat menjalankan tugas, semoga bisa menjaga kepercayaan masyarakat dalam menjalankan amanah, serta mampu bekerja dengan sepenuh hati dan untuk memimpin Desa, dan melayani masyarakatnya,” papar Bupati Budi Sulistyono singkat memberi semangat kepada para Kades terpilih.

Bupati Budi Sulistyono, juga sempat menyinggung terkait Dana Desa (DD) agar dapat memanfaatkan sesuai peruntukan kebutuhannya yang menjadi prioritas pelaksanaan pembangunan Desa, dan terus berinovatif menggali potensi yang dimiliki Desa, supaya maju, mandiri, dan sejahtera. Dengan demikian, hal tersebut merupakan bukti Pemerintah pusat berupaya memperhatikan terhadap pembangunan Desa,” tegasnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, dan Pemerintahan Desa, juga memberikan tanggapannya mengenai pelantikan 177 Kades terpilih tersebut. Dikatakannya,” bahwa sengaja pelantikan kades terpilih kali ini tidak dilakukan dipendopo Wedya Graha seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun pelantikan Kades terpilih di Benteng Pendem Van Den Bosh ini, juga sebagai promosi aalah satu wisata, dan juga sebagi ikon Ngawi Ramah, serta untuk menghindari kemacetan.

Lanjut Kabul Tunggul Winarno, Selain itu Benteng Pendem Van Den Bosh juga memiliki makna filosofi awet, kekal, dan memiliki daya tahan, sehingga daeipada itu juga diharapkan kades terpilih ini, dapat terinspirasi dari hal-hal tersebut dalam menjalankan roda pemerintahan Desa hingga di akhir jabatan nanti, serta jauh dari tindakan korupsi, serta penyalahgunaan wewenang,” pungkasnya.(mf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *