Paripurna DPRD Lamongan: Tambahan Perda Air Minum Disetujui, Ini Dampaknya

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Paripurna DPRD Lamongan bahas Propemperda 2026, Senin (30/3) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Rapat Paripurna DPRD Lamongan bahas Propemperda 2026, Senin (30/3) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — DPRD Kabupaten Lamongan bersama Pemerintah Daerah resmi menyepakati 12 judul Rancangan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 dalam rapat paripurna, Senin (30/3). Salah satu poin krusial adalah penambahan satu raperda terkait penyertaan modal daerah untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Kesepakatan tersebut dinilai strategis karena berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat yang menjadi prioritas pembangunan daerah.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan apresiasi atas persetujuan DPRD terhadap tambahan raperda tersebut. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian awal dalam memperkuat sistem penyediaan air minum yang layak dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah tengah membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Plosowahyu dengan kapasitas 100 liter per detik. Proyek ini menjadi tulang punggung dalam meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat.

Untuk mendukung pembangunan tersebut, Pemkab Lamongan akan melakukan penyertaan modal berupa aset tanah. Di antaranya lahan IPA Plosowahyu seluas 4.000 meter persegi dan tanah kantor pusat Perumda Air Minum di Lamongrejo seluas 2.300 meter persegi.

“Penyertaan modal ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi air minum yang berkualitas, sekaligus mendorong efisiensi pengelolaan perusahaan daerah,” ujar Yuhronur Efendi.

Kebijakan ini menjadi bagian dari target besar RPJMD 2025–2039 yang menempatkan layanan air minum sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Selain meningkatkan kualitas layanan publik, langkah ini juga berpotensi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di sisi lain, dalam agenda paripurna yang sama, Bupati juga menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Ia menegaskan bahwa capaian pembangunan akan terus diperkuat melalui budaya kerja yang adaptif dan kolaboratif.

“Kami mengapresiasi sinergi DPRD, forkopimda, dunia usaha, dan insan pers. Dukungan konstruktif ini menjadi kunci mewujudkan masyarakat Lamongan yang sejahtera,” pungkasnya.

Baca Juga:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

LKPD 2025 Diserahkan ke BPK Sumut, Bupati Asahan Targetkan Kualitas Keuangan Meningkat
Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Digelar, Warga Muratara Berpeluang Dapat Mobil
Kabar Besar dari Pasuruan, Pemkab Siapkan Subsidi Sanitasi dan Jalan Khusus Sidogiri
LKPJ 2025 Kabupaten Pasuruan : Rusdi Sutejo Beberkan Capaian Ekonomi, IPM Naik dan Kemiskinan Menurun
Danrem 083 dan Wabup Pasuruan Resmikan Jembatan Garuda, Konektivitas Warga Lumbang Meningkat
Pasca Banjir 11 Kecamatan, Bupati Pasuruan Genjot Layanan Puskesmas 24 Jam
PKL DAS Tunjung Bangkalan Ditata, 22 Tenda Dibagikan Bupati Lukman Hakim
Diterjang Hujan Angin, Gus Fawait Bakar Semangat 5.000 Mahasiswa Jember di Program Beasiswa

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 22:56 WIB

LKPD 2025 Diserahkan ke BPK Sumut, Bupati Asahan Targetkan Kualitas Keuangan Meningkat

Senin, 30 Maret 2026 - 22:37 WIB

Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Digelar, Warga Muratara Berpeluang Dapat Mobil

Senin, 30 Maret 2026 - 19:49 WIB

Kabar Besar dari Pasuruan, Pemkab Siapkan Subsidi Sanitasi dan Jalan Khusus Sidogiri

Senin, 30 Maret 2026 - 19:40 WIB

LKPJ 2025 Kabupaten Pasuruan : Rusdi Sutejo Beberkan Capaian Ekonomi, IPM Naik dan Kemiskinan Menurun

Senin, 30 Maret 2026 - 19:31 WIB

Danrem 083 dan Wabup Pasuruan Resmikan Jembatan Garuda, Konektivitas Warga Lumbang Meningkat

Berita Terbaru