Pasca Dilantik, Dirut Perumda Air Minum Trunojoyo Sampang Tancap Gas

  • Whatsapp
Dani Darmawan SH M.Kn Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Trunojoyo Sampang [IST]

SAMPANG, RadarBangsa.coid – Pasca dilantik Dani Darmawan SH M.Kn Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Trunojoyo Sampang Madura Jawa Timur langsung tancap gas

Saat ditemui usai Pelantikan di Pendopo Trunojoyo Jumat (08/01/2021), menyatakan akan melakukan konsolidasi internal dan evaluasi eksternal khususnya yang menyangkut masalah tekhnis

Bacaan Lainnya

“Mulai hari Senin (11/01/2021) saya langsung bergerak, melakukan konsolidasi internal dan evaluasi eksternal,” ujarnya

Pria kelahiran Tulungagung warga Royal Garden Regency A-3 jalan Pandan Rejo Kelurahan Bumiaji Kota Blitar mengandalkan slogan “Putih Biru” dalam menjalankan amanah sebagai Dirut Perumda Air Minum Trunojoyo Sampang

Dijelaskan Putih menjalankan tugas dengan ketulusan hati yang akan diterapkan juga kepada seluruh jajaran internal

Sedangkan Biru menandakan peningkatan pelayanan yang diukur dari kepuasan pelanggan karena teraliri air bersih

Menurut Pria lulusan S2 Kenotariatan Unair dan bekerja di PDAM Surya Sembada Kota Surabaya berdasarkan data yang dimiliki ada 16 ribu pelanggan namun yang aktif hanya 11 ribu pelanggan

Diungkapkan pula sumber air di Sampang sebenarnya mencukupi, namun belum optimal karena ada kendala tekhnis di lapangan

Kendala itulah yang akan dicari benang merahnya sebagai bahan evaluasi eksternal

Kedepan Ia akan melakukan optimalisasi dengan memanfaatkan potensi yang ada termasuk spirit dukungan dari Pemerintah Daerah serta stakholder yang lain

Tidak hanya itu upaya peningkatan SDM secara internal menjadi bagian program yang akan dilakukan termasuk meminimalisir jumlah tunggakan pelanggan

Ia mengaku akan tetap menjalankan program yang sudah ada sambil memikirkan terobosan untuk kemajuan Perusahaan

Saat disinggung terkait target PAD, Dani Darmawan SH S.Kn menyatakan target utamanya adalah peningkatan pelayanan namun kontribusi terhadap PAD tetap menjadi bagian dari perioritas yang harus dipikirkan.

(Her)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *