Pekon Rejosari dan Podosari Pringsewu Rasakan Manfaat Realisasi Dana Desa

Kepala Pekon Rejosari Khotman (Kanan) dan Kepala Pekon Podosari Rasmin (Kiri) Rabu 04/01/2023.(Dok/Darmawan/Radarbangsa.co.id)

PRINGSEWU, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Pekon/Desa di Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, tepatnya Pekon Rejosari dan Pekon Podosari Kecamatan Pringsewu, saat ini masyarakat dari kedua pekon tersebut, sangat merasakan manfaat dari realisasi dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat langsung ke desa.

Hal tersebut juga disampaikan Kepala Pekon Rejosari Khotman saat kami minta tanggapan terkait realisasi dana desa yang sudah disalurkan.

Menurutnya, adanya anggaran dana desa (ADD) yang sudah di realisasikan tahun 2022 kemaren, sangat bisa dinikmati masyarakat dengan program program yang sebelumnya sudah dimusyawarahkan melalui Musrenbang.

“Untuk anggaran dana desa Tahun 2022, Allhamdulillah semua terealisasi, dari BLT-DD, peningkatan ekonomi melalui UMKM, ketahanan pangan hewani dan nabati, jalan usaha tani, pembagian bibit ikan dan bibit padi, pupuk kompos, bantuan makanan tambahan, bantuan alat untuk nelayan tradisional, kesehatan dan pendidikan, keagamaan semua terealisasi,” ucapnya, Rabu (04/01/2023).

“Untuk harapanya, kedepan ditahun 2023 ini realisasi anggaran dana desa akan lebih baik lagi guna peningkatan perekonomian masyarakat,” harap Khotman.

Sementara itu, harapan yang sama juga disampaikan Kepala Pekon Podosari Kecamatan Pringsewu Rasmin, yang sangat berterimakasih kepada pemerintah pusat dan daerah yang sudah melihat aspirasi kebutuhan masyarakat dan mendorong berjalannya roda pemerintahan di desa, dengan program Anggaran Dana Desa (DD).

Dijelaskan Rasmin bahwa realisasi dana desa tahun 2022 kemaren sudah berjalan sesuai harapan, dengan melihat aspirasi dari kebutuhan masyarakatnya.

“Alhamdulillah untuk realisasi anggaran dana desa tahun 2022 berjalan dengan lancar, sesuai kepentingan masyarakat,” ucapnya.

Rasmin juga menyampaikan harapannya di tahun 2023 ini dirinya diberikan kesehatan agar tetap bisa tetap melayani masyarakat dengan baik, dan berharap masyarakat bisa bersinergi dengan perintah desa untuk merealisasikan dana desa sesuai dengan harapan dan kepentingan masyarakat.

Lebih lanjut Rasmin juga menjelaskan terkait progam utama realisasi anggaran dana desa tahun 2023 ini berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomer 201/PMK.07/2022 Tentang Pengelolaan Dana Desa, yang ditetapkan per tanggal 16 Desember 2022 lalu.

Pada pasal 35, penggunaan dana desa diutamakan penggunaannya untuk program pemulihan ekonomi, berupa perlindungan sosial dan penanganan kemiskinan ekstrem, dana operasional pemerintah desa, program ketahanan pangan, dan hewani, dukungan program sektor prioritas di desa berupa bantuan permodalan badan usaha milik desa, progam kesehatan, termasuk stanting, pariwisata skala desa, potensi karakteristik desa, serta program dan kegiatan lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *