Pelatihan ToT Panwaslu Sindangbarang, Penguatan Kapasitas Saksi

ToT

CIANJUR, RadarBangsa.co.id – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) tingkat kecamatan Sindangbarang telah melaksanakan pelatihan untuk memperkuat kapasitas saksi peserta Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024. Kegiatan yang juga dikenal sebagai Training of Trainers (ToT) ini difokuskan pada manajemen peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Menurut Ketua Panwaslu Sindangbarang, Nawa Nurarif. S. Hum, pelatihan bagi saksi peserta pemilu merupakan bagian dari tanggung jawab Panwaslu sesuai dengan Pasal 351 ayat 1 UU Nomor 7 Tahun 2017. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa pemilu berjalan dengan baik melalui pengawasan yang efektif. Panwaslu Sindangbarang berusaha untuk lebih memprioritaskan pencegahan dalam mengawasi proses pemilu agar berjalan lancar.

Bacaan Lainnya

“Pelatihan ToT ini bertujuan agar para saksi peserta pemilu 2024 dapat memahami tugas dan fungsi mereka dalam menjalankan mandat dari partai politik masing-masing,” ungkap Nawa.

Sebanyak 75 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk saksi partai politik, saksi capres/cawapres, saksi DPR, dan saksi DPRD, menghadiri acara tersebut yang diselenggarakan pada Rabu (7/2/2024) pukul 13.00 WIB di Balai Desa Kertasari, kecamatan Sindangbarang, kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Kapolsek Sindangbarang, IPTU Dadang Rustandi, menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dalam menjaga keamanan dan kelancaran pemilu mendatang.

Acara pelatihan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Forkopimca Sindangbarang, Panwaslu Sindangbarang, serta awak media. Endang Sopandi, S. Pd, komisioner Panwaslu Sindangbarang, menyoroti pentingnya pemahaman terkait tugas dan larangan bagi saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Pelatihan ToT ini memberikan penekanan pada tugas saksi di TPS, kategori saksi di TPS, serta dasar-dasar hukumnya,” jelasnya.

Diharapkan, melalui pelatihan ini, para saksi peserta pemilu akan lebih siap dan mampu menjalankan tugas mereka dengan baik demi kesuksesan pemilu yang demokratis dan transparan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *