Pembangunan Pasaman Dibahas pada Musrenbang Padang Gelugur

Musrenbang
Sabar AS Bupati Pasaman memberikan arahan saat pembukaan Musrenbang kecamatan Padang Gelugur di Aula Kantor Camat Padang Gelugur

PASAMAN, RadarBangsa.co.id – Antusiasme warga Kecamatan Padang Gelugur dalam mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sangat luar biasa. Hal ini ditandai dengan penyambutan hangat Bupati Pasaman Sabar AS dan rombongan dengan tarian pasambahan di halaman Kantor Camat setempat pada Jumat (23/02) pagi ini.

Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopinca, puluhan tokoh masyarakat, serta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kecamatan Padang Gelugur memadati aula tempat digelarnya Musrenbang tersebut.

Bacaan Lainnya

Salah seorang tokoh masyarakat, Saharudin M.dh, menyatakan bahwa kehadiran Bupati Pasaman Sabar AS dan Kepala OPD yang lengkap menjadi motivasi bagi masyarakat untuk serius dalam membahas rencana pembangunan daerah.

“Niniak mamak dan tokoh masyarakat Padang Gelugur berharap agar delegasi dari masing-masing nagari dapat mewakili masyarakatnya sehingga rencana yang disusun dapat berjalan dengan baik,” ujar Saharudin.

Camat Padang Gelugur, Khairul Ikhsan, mengatakan bahwa Musrenbang ini merupakan kelanjutan dari rembuk Musrenbang di tingkat kejorongan, di mana hasil kesepakatan bersama menghasilkan 40 usulan dari 4 nagari, dengan masing-masing 10 usulan prioritas.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Choiruddin Batubara, menjelaskan bahwa dari 40 usulan yang disampaikan, hanya 35 yang memenuhi syarat. Untuk tahun anggaran 2025, dari 35 usulan tersebut akan dipilih 16 usulan prioritas setelah dilakukan penajaman agar tepat sasaran.

Bupati Sabar AS menyampaikan pentingnya percepatan pembangunan dengan dukungan tidak hanya dari anggaran daerah, tetapi juga dari APBN, APBD Provinsi, dan pihak swasta. Beliau menekankan potensi besar yang ada di Padang Gelugur, seperti produksi ikan air tawar yang perlu dimaksimalkan.

“Saya berharap permasalahan stunting, yang menjadi masalah nasional, dapat ditanggulangi dengan serius oleh seluruh pihak, termasuk kelompok petani ikan di Pasaman,” tambah Sabar AS.

Seluruh kepala OPD diminta untuk turun langsung di tengah masyarakat dan memastikan program prioritas yang diusulkan sesuai dengan kebutuhan rakyat. “Pembangunan Pasaman harus dikeroyok secara bersama,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *