Pembawa Kabur Kotak Suara Dituntut 5 Tahun, Sidang Kasus Pidana Pemilu Di Sampang, Reporter Hernandi K S.Sos M.Si

0
125

SAMPANG,radatbangsa.co.id – Anton Zulkarnain Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sampang Madura Jawa Timur menuntut dua terdakwa kasus pembawa lari kotak suara 5 tahun penjara dengan denda 60 juta

Yusuf Al Subaidi warga dusun Melkok Desa Bapelle Kecamatan Robatal dan Romadhon warga Desa Tangguh Kecamatan Tanjung Bumi dianggap menggagalkan Pemilu dengan membawa lari kotak suara DPRD di TPS 13 dusun Melkok Desa Bapelle
“Dua terdakwa telah melanggar pasal 517 UU no 7 tahun 2017,”ujar Anton Zulkarnaen

Pembacaan tuntutan itu disampaikan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Sampang selasa 21/5 yang dipimpin Hakim Ketua I Gede Purwata dengan Anggota Afrizal dan Triu Artanti

Selain pembacaan tuntutan oleh JPU, Hakim mendengarkan kesaksian dari Komisioner KPU Kabupaten Sampang Samsul Arifin dan Komisioner Bawaslu Yunus Ali Ghafi

Dalam persidangan kedua terdakwa didampingi Penasehat Hukum Arman Saputra

Sebelumnya Yusuf Al Subaidi dan Romadhon ditetapkan sebagai Terdakwa karena saat Pemungutan Suara 17/4 diduga melarikan kotak suara

Berdasarkan keterangan JPU, Romadhon sebagai pembawa kotak dan Yusuf Al Subaidi yang mengemudikan mobil membawa kabur kotak tersebut. (Her)

LEAVE A REPLY