Pembentukan Pimpinan AKD, Ismail Marzuki Hasan; kita Harus Sejiwa Membangun Kota Pasuruan

  • Whatsapp
Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan

PASURUAN,RadarBangsa.co.id – Meski terkesan lambat akibat gejolak adanya perbedaan dalam pendapat dan sudut pandang dari masing masing fraksi, akhirnya pembentukan pimpinan pada Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Kota Pasuruan resmi ditentukan pada Senin (20/10) pagi.

Melalui rapat tertutup, acara yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan dengan didampingi Wakil Ketua 1 Dedy Tjahyo Purnomo serta Wakil Ketua 2 Farid Misbah dan diikuti sebanyak 27 anggota lain berjalan lancar, singkat dan mencapai kata mufakat.

Read More

Dari hasil kesepakatan yang ada, seluruh anggota DPRD sepakat untuk menentukan atau membentuk Pimpinan atau Ketua didalam struktur Komisi 1,2 dan 3, Badan Kehormatan (BK) maupun struktur Pimpinan di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

Diketahui terdapat 6 fraksi yang ikut dalam rapat pembentukan struktur Kepemimpinan atau Ketua didalam struktur AKD yang ada, dimana diantaranya dari fraksi PKB, fraksi Golkar, fraksi HNP (Hanura, Nasdem dan Perjuangan), fraksi PKS, fraksi Gerindra, fraksi Amanat Pembangunan (Pan dan PPP),

Namun ada 2 fraksi yang tidak mengusulkan anggotanya untuk masuk dalam perebutan posisi kursi Pimpinan atau Ketua pada struktur yang dibahas tersebut, seperti halnya fraksi PKB dan fraksi HNP.

Atas keputusan yang telah diambil bersama, dalam hal ini Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan meminta agar seluruh anggota Dewan yang masuk dalam struktur AKD secara bersama sama membangun Kota Pasuruan ke arah yang lebih baik lagi.

“Kita harus sejiwa, dengan semangat bersama membangun Kota Pasuruan kita harus lebih berfikir dewasa. Mau siapa lah, (red,ketua DPRD) dalam hal ini PKB tentu sangat berbesar hati”. Ujar Ismail usai acara rapat pembentukan Pimpinan di beberapa AKD.

Setelah ditentukan bersama, akhirnya untuk posisi kursi Ketua di Komisi 1 diduduki oleh Sutirta, Wakil dipegang oleh Aris Ubaidillah dan untuk Sekretaris Tutur Anjar Jiwandono. Sementara Koordinator di Komisi 1 diduduki oleh Farid Misbah.

Untuk posisi kursi Ketua Komisi 2 diduduki oleh Dr Soemarjono, Wakil dipegang oleh Sabilal Rasyad Tuanaya dan untuk Sekretaris Aris Budi Prasetyo. Sementara Koordinator di Komisi 2 diduduki oleh Dedi Cahyo Purnama.

Sedangkan untuk kursi Ketua Komisi 3 diduduki oleh Ismu Hardianto, Wakil Marzul Afianto dan untuk Sekretaris Muhammad Saifudin. Sementara Koordinator di Komis 3 diduduki oleh Ismail Marzuki Hasan.

Sementara Ketua BK Tampi, Wakil Imam Joko Sih Nugroho dan anggota Muhammad Ruddy Salam. Sedangkan untuk struktur Bapemperda di Ketuai oleh Helmi, wakil Muhammad Toyib dan 7 anggota lain.

Kaitan adanya perbedaan dalam sudut pandang atau silang pendapat mengenai pembentukan Pimpinan atau Ketua dibeberapa AKD, setidaknya menurut Ketua DPRD tidak dijadikan dasar untuk menimbulkan kesenjangan antar anggota fraksi yang ada.

“Bila ada sudut pandang atau berbeda pendapat untuk perbaikan boleh lah, tapi jangan dijadikan dasar perbedaan itu hingga akhirnya antara yang satu dengan yang lainnya ada kesenjangan. Akibat perbedaan warna yang terlalu mendasar, sehingga mengorbankan pembangunan”. Tambahnya Ismail Marzuki Hasan. (Ank/Ek)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *