Pemdes Bersama Perangkat Desa Cisalak Cidaun Cianjur Mendapatkan Pembinaan dari Satgas Covid-19

Koordinator Satgas Covid-19 Cidaun Camat Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat Herlan Iskandar. S.IP sedang menyampaikan pembinaan tentang penanganan Covid-19 kepada tim Satgas Covid-19 desa Cisalak

CIANJUR, RadarBangsa.co.id – RadarBangsa.co.id – Satuan Tugas (SATGAS) Covid-19 desa Cisalak Kecamatan Cidaun Provinsi Jawa Barat dititipi tugas dan harus bisa melaksanakan sosialisasi vaksinasi dan prokes kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

Demikian disampaikan Koordinator Satgas Covid-19 Cidaun Herlan Iskandar. S.IP saat melaksanakan pembinaan, Sosialisasi, Silaturrahmi, dan Harmonisasi dengan para ulama, tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh wanita mengenai pencegahan dan penanganan covid-19 di desa Cisalak Kecamatan Cidaun.

Bacaan Lainnya

Tampak hadir dalam kegiatan ini, Camat kecamatan Cidaun Herlan Iskandar. S.IP, perwakilan Koramil Cidaun, Majelis Ulama Indonesia (MUI) kecamatan Cidaun Arif Abdurrif’ah. SHI, Ketua TP PKK Kecamatan Cidaun Ny. Lilis Herlan, Koordinator Kesehatan SATGAS Covid-19 Cidaun Ade Nurjanni. M.Si dan seluruh peserta pembinaan di Balai desa Cisalak. Senin (13/09/2021).

Selanjutnya camat menyampaikan, “Kehadiran tim SATGAS Covid-19 Cidaun di desa Cisalak ini adalah dengan membawa misi tentang program pemerintah, bagaimana caranya kita melawan covid-19 yang sampai pada saat sekarang ini belum selesai dan masih merongrong kita.

Sekarang pemerintah sedang berupaya bagaimana masyarakat bisa mendapatkan vaksin, agar masyarakat itu sehat. Walaupun vaksin itu bukannya merupakan obat, melainkan anti body dan untuk meningkatkan imun tubuh, namun andaikata covid itu datang sama kita, sudah ada penangkalnya. Terang camat kembali.

Camat juga mengatakan, “Cianjur sekarang dalam kondisi PPKM Level 2, bukan berarti di bebaskan tetapi dikasih sedikit kelonggaran dengan protokol kesehatan. Dan sekarang yang diharapkan Cianjur ini ingin masuk kepada level 1. Masalah covid ini bukan urusan camat, polsek, dan MUI saja, tapi kita semua.

“Jika masyarakat desa Cisalak ingin terlepas dari pandemi Covid-19 dan hidup pada suasana normal, ekonomi membaik, solusi satu-satunya vaksinasi dan menjalankan prokes plus swab antigen. Bahkan dalam berbagai kegiatan di masyarakat tidak boleh tidak pakai masker, semua megiatan itu wajib pakai masker.

Sampai sekarang persentase vaksinasi di desa Cisalak ini masih sangat rendah sekali. Apa dan kenapa perlu dicarikan solusinya secara bersama-sama

“Vaksinasi covid-19 perlu sekali dilaksanakan menuju masyarakat sehat, karena inti dari aktivitas normal masyarakat dalam suasana pandemi covid-19 adalah sehat dan tidak adanya ancaman klaster baru agar kita bisa kembali hidup normal dengan melakukan adaptasi Kebiasaan Baru.

“BPD dan pihak pemerintahan desa ini wajib seirama dalam menjalankan pembangunan di desa, sehingga pembangunan desa cepat mencapai kemajuan demikian juga dengan mengajak masyarakat agar mau mengikuti vaksinasi.

“Tujuan vaksinasi adalah; ‘meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh manusia, sehingga tidak mudah terserang penyakit terutama covid-19, namun meskipun sudah di vaksin harus tetap melaksanakan prokes 5M plus Vaksin, plus swep.

“Karena bukan berarti sudah di vaksin menjadi kebal terhadap covid-19, sebab vaksin tujuannya adalah perlindungan dari covid-19.

Di kecamatan Cidaun dalam perminggunya selalu melaksanakan vaksinasi sesuai stok yang ada, dan jika kurang, pihak kesehatan kembali lakukan permohonan kuota sehingga mayarakat secepatnya terlayani akan vaksinasinya.

Pelayanan vaksinasi kita di Kecamatan Cidaun ini masih rendah, salah satu penyebabnya, “adanya HOAX terhadap proses vaksinasi”, ini menjadi tantangan kita bersama.

“Forkopimca dan MUI Kecamatan Cidaun yang tergabung dalam SATGAS Covid-19 Cidaun mengajak seluruh masyarakat untuk dapat melaksanakan vaksinasi agar kita memiliki kekebalan tubuh yang baik, bukan hanya untuk mencegah corona virus saja, namun juga untuk penyakit yang lainnya.

“Untuk mendapatkan informasi tentang vaksinasi, bisa menghubungi puskesmas Cidaun dan tetap disiplin prokes 5 M plus Vaksinasi, plus swep.

1. Mencuci tangan
2. Menggunakan masker
3. Menjaga jarak
4. Menghindari kerumunan
5. Mengurangi mobilitas

Dalam kesempatan ini camat kecamatan Cidaun mempertanyakan kepada peserta pembinaan tentang apa alasan sebagian masyarakat di desa Cisalak itu tidak mau di vaksin?

Sejumlah jawaban telah ditampung oleh tim Satgas Covid-19 Cidaun di antara alasan utama itu adalah beredarnya HOAX tentang resiko vaksinasi itu sendiri di samping alasan kesehata dan lainnya.

Kepala Puskesmas Cidaun Eman Sulaeman menyampaikan, “secara singkat tapi dengan sangat jelas menerangkan kepada masyarakat apa itu pandemi Covid-19, PPKM, Prokes, vaksin, swab antigen dan PCR.

Dan bagaimana jika masyarakat tidak mengikuti vaksinasi sementara setiap harinya selalu hidup membaur bermasyarakat dengan masyarakat banyak.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cidaun Arif Abdurrif’ah. SHI menerangkan tentang hukum vaksinasi dalam pandangan Islam.

Kegiatan pembinaan di desa Cisalak ini di barengi dengan kegiatan swab antigen pada peserta pembinaan oleh tim kesehatan puskesmas Cidaun yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Cidaun.

Sebelumnya kepala desa Cisalak Sahroni dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang tim SATGAS Covid-19 Cidaun di desa Cisalak dan mohon menyampaikan sedetil mungkin apa itu Covid-19 dan bagaimana mengatasinya, agar setiap perwakilan masyarakat dapat menyampaikan sosialisasinya di wilayah masing-masing.

(AE Nasution)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *