Pemdes Krai Lumajang Salurkan BLT DD Tahap 2, Begini Pesan Kades dan Kasi Pemberdayaan Masyarakat

- Redaksi

Kamis, 21 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Krai, Laili Sahril Mubarok (Riyaman/RadarBangsa.co.id)

Kepala Desa Krai, Laili Sahril Mubarok (Riyaman/RadarBangsa.co.id)

LUMAJANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintahan desa (Pemdes) Krai, Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang Jawa timur menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa (DD) tahap 2 kepada 111 (seratus sebelas) Keluarga penerima manfaat (KPM). Bertempat di pendopo kantor desa Krai, Kamis (21/7/2022).

Untuk tahap 2 tersebut, adalah bulan April – Mei dan Juni.

Pantauan Radarbangsa.co.id, saat itu, pembagian BLT tetap mengikuti protokol kesehatan.

Menurut Kepala desa (Kades) Krai, Laili Sahril Mubarok, dikonfirmasi diruang kerjanya menyampaikan, agar masyarakat wajib bersyukur, karena hingga saat ini masih mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa uang tunai.

Laili berharap, agar para KPM bisa memanfaatkan bantuan itu. “Ya, saya sangat berharap, agar bantuan itu dipergunakan dengan baik. Dan semoga mampu meringankan beban KPM untuk memenuhi kebutuhan pokok”, harapnya.

Ditempat yang sama, Budi Hariyono Kasi pemberdayaan masyarakat kecamatan Yosowilangun, yang saat itu turut mendampingi penyaluran BLT, dan sempat diwawancarai Radar bangsa.co.id, kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengimbau, agar para KPM memahami manfaat dari BLT itu. Dan bisa menghemat dalam penggunaan nya.

“Gunakan dana ini dengan sebaik baiknya, karena di bulan ini diterimakan tiga bulan, yaitu April, Mei dan Juni jumlah keseluruhan 900.000 (sembilan ratus ribu),” pesan Budi Hariyono, kasi pemberdayaan dengan mimik wajah serius.

Kalau bisa, pesan nya lagi, sisanya ditabung, untuk kebutuhan tiga bulan yang akan datang.

Budi Hariyono menyampaikan, kalau nantinya para keluarga penerima manfaat (KPM) bakalan ada pengurangan. “Ya, menurut surat edaran dari pemerintah, bahwa untuk kedepannya nanti, kaitannya dengan para KPM akan dilakukan suatu verifikasi data, menjadi miskinnya ektrim. Intinya yang benar benar berhak menerima, insyaallah nanti ada pengurangan, sehingga nanti, dana yang dikucurkan dari pemerintah itu tidak sesuai dengan yang kemarin,” jelas Budi Hariyono.

Pihaknya berharap agar masyarakat memahami dan mengerti sosialisasi dengan adanya pengurangan data terkait adanya pengurangan KPM ini nanti. “Data yang akan dibuat oleh pemerintah, terkait data ektrim ini, semoga masyarakat memahami. Jadi, barang kali nanti tidak menerima BLT, supaya dipahami betul betul, karena ini digunakan untuk masyarakat”, harap Budi Hariyono.

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp32,16 Miliar untuk Warga Ngawi, Perkuat Perlindungan Sosial dan Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
Gus Fawait: Oplah dan Irigasi Pompa Jadi Kunci Penguatan Ketahanan Pangan Jember
Pelayanan Prima RSUD R.T Notopuro Sidoarjo, Survey Kepuasan Masyarakat Tembus 96.92
Khofifah Turun ke Sungai, 1.125 Warga Angkut 10 Ton Sampah di Hari Lingkungan Hidup 2026
Bersama 1.125 Warga, Gubernur Khofifah Pimpin Aksi Bersih Sampah dan Tanam Pohon di Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Halaman Kepatihan Ngawi, Pastikan Keterjangkauan Bahan Pokok di Bawah Harga Pasar
Diserbu Warga, Pasar Murah Khofifah di Ngawi Jual Beras, Minyak dan Cabai di Bawah Harga Pasar
Gubernur Khofifah Pantau Langsung Verifikasi SPMB di Madiun, Pastikan Proses Pengambilan PIN Berjalan Lancar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:57 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp32,16 Miliar untuk Warga Ngawi, Perkuat Perlindungan Sosial dan Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:23 WIB

Gus Fawait: Oplah dan Irigasi Pompa Jadi Kunci Penguatan Ketahanan Pangan Jember

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:11 WIB

Pelayanan Prima RSUD R.T Notopuro Sidoarjo, Survey Kepuasan Masyarakat Tembus 96.92

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:43 WIB

Khofifah Turun ke Sungai, 1.125 Warga Angkut 10 Ton Sampah di Hari Lingkungan Hidup 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:36 WIB

Bersama 1.125 Warga, Gubernur Khofifah Pimpin Aksi Bersih Sampah dan Tanam Pohon di Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Berita Terbaru