Pemdes Sambirejo Bangun Drainase dari Program KotaKu

MADIUN, RadarBangsa.co.id – Pemerinta Desa (Pemdes) Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun merupakan kawasan pinggiran kota yang mana dekat akses perdagangan dan jasa karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Magetan. Desa Sambirejo masuk Deliniase kumuh dari hasil pendataan Baselini yang di laksanakan pada tahun 2021 lalu dengan permasalahan dominan terkait Drainase lingkungan.

Bersumber dari anggaran APBD Kabupaten Madiun tahun 2022 Anggaran KOTAKU Pemdes Sambirejo merealisasikan pembagunan Drainase di RT 013, Dusun 003 dengan volume 232 Meter x 2 Sisi = 464 Meter dengan anggaran 150.000.000.

Bacaan Lainnya

Program Kota Tanpa Kumuh(KOTAKU) merupakan cara strategis Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan pemukiman kumuh.

Kades Sambirejo Heru Purnomo mejelaskan, Jum’at (14/10). sebagai solusi dalam menyelesaikan buruknya sistem saluran pembuangan air hujan yang menggenangi jalan dan mengakibatkan jalan berlubang.

“Pembagunan Drainase ini perlu dilakukan dengan tujuan yang nantinya akan berfungsi untuk mempermudah akses jalan warga, serta memperlancar aktivitas antar lingkungan dan mencegah banjir”, jelasnya.

Lanjut Kades, dihimbau untuk masyarakat mari menjaga dan merawat infrastruktur yang sudah ada, dan terkait permasalahan yang sering terjadi dalam sebuah sistem drainase adalah orang yang tidak bertanggung jawab.

“Seperti membuang sampah sembarangan yang dapat mengakibatkan saluran tersumbat dan akan menyebabkan masalah besar, dikarenakan air tidak masuk ke selokan dan menggenangi jalan, yang mengakibatkan jalan berlubang sana sini, maka mari kita jaga bersama-sama” tambahnya

Heru Purnama menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PERKIM), yang memilih desa Sambirejo melalui Baselini tahun 2021.

“Ditahun ini Desa Sambirejo bisa mengerjakan Drainase, semoga bermanfaat bagi warga saya dan tidak ada genangan air yang mengakibatk jalan rusak seperti tahun lalu,” tutupnya.

Terpisah, Ketua LKM Garuda Mas Pornomo menjelaskan, pelaksanaan pembagunan drainase dari program Kotaku terlaksana dengan baik.

“Alkhamdulillah dan besar harapan saya, pembagunan drainase dapat bermanfaat bagi masyrakat desa Sambirejo khususnya,” terangnya

Masih kata Pornomo, dulu drainasenya sebagian besar berada dirumah warga dengan kondisi tidak standart teknis.”Untuk sekarang di bangun dilahan milik desa ” kata Pornomo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *