Pemdes Wotgalih Lumajang Laksanakan Kegiatan PKTD

LUMAJANG, RadarBangsa.co.id – Dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemi covid-19, pemerintahan desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang melaksanakan Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

Pelaksanaan PKTD dilakukan di sungai gedang klutuk, Kamis (6/9).

Bacaan Lainnya

Sesuai dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2022, Padat Karya Tunai Desa (PKTD) adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa, khususnya yang miskin dan marginal, yang bersifat produktif dengan memanfaatkan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal untuk memberikan tambahan upah/pendapatan, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Menurut kepala desa Wotgalih, H. LESTARI, A.Ma, ada 30 warga yang bekerja untuk melakukan pembersihan sungai klutuk. Dan nantinya diharapkan mampu menangani debit air dan luapan ketika musim hujan, serta tidak mudah banjir.

Dikatakannya, sungai gedang klutuk adalah satu satunya sungai yang menampung air dari sungai beberapa desa, yaitu, dari sungai desa Krai, Karang Anyar, Darungan, Karangrejo dan Sukorejo, kemudian bermuara di sungai bondoyudo.

Pemerintah desa sendiri, lanjut Lestari, terus berupaya menjaga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. “Program PKTD ini diharapkan dapat membantu kehidupan ekonomi masyarakat desa dan juga dapat mendukung ketahanan pangan”, katanya.

Kepada seluruh masyarakat, pihaknya menghimbau agar bersama sama menjaga kebersihan lingkungannya, terutama jangan membuang sampah sembarangan.

“Jangan membuang sampah ke sungai. Karena bisa menyebabkan penyumbatan, kalau alirannya tersumbat, maka air akan meluap dan terjadi banjir”, jelasnya.

Selain itu, H. Lestari juga mewanti wanti kepada siapa saja, agar jangan mandi di sungai gedang klutuk, karena sangat rawan sekali.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *