Pemerintah Desa Bojongkasih Cianjur, Berharap Warganya Memiliki Kesiapan dalam Segala Hal

  • Whatsapp
Kades Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat DADI ANWAR MUSADAD saat merehap mushaalla kantor desa sebagai bukti keseriusan dalam mewujudkan masyarakat religius. [Afzal Ns/RadarBangsa.co.id]

KEDUNGPANDAK – CIANJUR, RadarBangsa.co.id – Desa yang Sehat, Aman, Indah, Yaman, dan masyarakat yang Optimis, serta Religius terwujud dari cita-cita bersama.

Pemerintah desa Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Dadi Anwar Musadad memaparkan pembangunan desa semasa kepemimpinannya selama 2 (dua) periode jadi kepala desa kepada awak media di ruang kerjanya, senin (29/03/2021) saat bersilaturrahim di desanya.

Bacaan Lainnya

Sebagai pemerintah desa Bojongkasih sangat berharap menjadikan penduduk memiliki kesiapan sumber daya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah kesehatan, bencana, dan kegawadaruratan, kesehatan secara mandiri dan masyarakat yang religius.

Ini kami buktikan dengan gotongroyong bersama perangkat desa untuk kebersihan, keindahan taman dikiri kanan jalan serta keasrian desa pada jum’at pagi. Jelas kades.

Adapun jumlah penduduknya 4.034 jiwa, 1.168 Kepala Keluarga (KK), tersebar di 23 Rukun Tetangga (RT), 6 Rukun Warga (RW), dan 4 dusun, dengan status desa berkembang.

Sejumlah 30% warga masyarakat dari jumlah penduduk desa Bojongkasih selama ini usahanya ada di Jakarta, namun selama pandemi, mereka banyak menganggur di kampung dan menggarap lahan sebagai penyambung hidup, dan sebahagian buka usaha konpeksi, setelah jadi di antar ke Jakarta.

Penataan desa agar menjadi indah adalah perwujudan dari kecintaan kita untuk hidup sehat, dengan hidup sehat makanya kita cinta akan keindahan. papar kades sambil tersenyum.

Strategi desa dalam menangani pandemi civid-19 tidak lain dari menjalankan apa saja anjuran pemerinrah pusat, provinsi, maupun Kabupaten Cianjur sendiri.

Baik dalam bidang pendidikan anak-anak, kesehatan, peningkatan ekonomi masyarakat, sosial budaya, keagamaan, maupun kegiatan padat karya.senuanya berdasarkan petunjuk dari pemerintah di jalankan. Jelas kades di dampingi Sekdes.

Inshaa Allah selama ini masyarakat belum ada terpapar covid-19 dan kita bermohon kepada Allah jangan sampai ada yang terpapar.

(AE. Nasution)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *