Pemkab Cianjur Bersama Forkopimda Adakan Apel Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2022

Pemeriksaan pasukan pada Apel Gabungan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2022 (IST)

CIANJUR, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur beserta (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2022

Apel gelar tersebut dipimpin langsung Bupati Cianjur H. Herman Suherman, S.T., M.A.P. dan dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Cianjur diantaranya Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, S.H., S.I.K., M.Si. , Dandim 0608/Cianjur Letkol ARM Haryanto S.Sos., Kajari Cianjur Ricky Tomi Hasiholan, S.H., M.H., Ketua Umum MUI Kab. Cianjur KH. Drs. Aang Abdul Rouf, Para PJU Polres Cianjur, Kapolsek Jajaran serta instansi instansi terkait, serta diikuti oleh 150 personel yang terdiri dari Anggota Kodim 0608/Cianjur, Sub Denpom III/1-1 Cianjur, Yonif 300/Raider, Yon Armed 5/tarik, Polres Cianjur, Brimob, Satpol PP, Damkar, Dinkes, PMI dan BPBD Kabupaten Cianjur dan tamu undangan, di Lapangan Pendopo Kabupaten Cianjur Jalan Siliwangi Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Jum’at (22/04/2022).

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Bupati Cianjur H. Herman Suherman membacakan amanat serentak Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Menjelaskan bahwa Apel gelar pasukan ini sebagai bentuk pengecekan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2022 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1443 H, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait.

Amanat yang dibacakan bahwa; pelaksanaan operasi Ketupat Lodaya 2022 dilaksanakan selama 12 hari mulai tanggal 28 april sampai dengan 9 mei 2022

Selanjutnya menyampaikan, masyarakat yang melakukan mudik berdasarkan hasil survey Badan Litbang Kemenhub RI, diprediksi sekitar 85,5 Juta Masyarakatakan melakukan mobilitas/pejalanan selama lebaran.

Pandemi Covid 19 saat ini sudah terkendali dimana tingkat penularan berada dibawah 1, dengan positify rate dan BOR rumah sakit berada dibawah standart WHO namun masyakat harus tetap waspada karena pandemi belum sepenuhnya selesai.

Oleh karena itu kegiatan Operasi Ketupat 2022 harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh jajaran, laksanakan pengamanan dengan profesional dan humanis dalam rangka menempatkan keselamatan dan kesehatan masyarakat sebagai hukum tertinggi.

“Tentunya ini menjadi tugas kita bersama antara pemerintah daerah, TNI/Polri, dan unsur masyarakat lainnya sehingga kita melaksanakan perintah dari Kapolri untuk Cianjur aman dan nyaman,” tuturnya.

Selanjutnya Herman menyampaikan, bahwa di Kabupaten Cianjur diwaspadai bukan tujuan mudik tetapi yang datang sehingga mesti waspada.

“Saya sudah perintahkan kepada petugas kesehatan khususnya kepala Puskesmas diseluruh wilayah Kabupaten Cianjur dalam menghadapi libur lebaran ini tidak boleh cuti dan harus berada di tempat dan apabila warga kita yang datang kesini membawa penyakit atau belum divaksin ini waspada,” katanya.

Bupati menghimbau kepada para RT/RW cepat tanggap dan memantau kalau ada pemudik yang sakit dan cepat laporkan ke Puskesmas, dan semua RT/RW wajib mempunyai nomor handphone Kepala Puskesmas diwilayahnya masing-masing.

Setelah dilaksanakannya apel gelar pasukan, dilaksanakan juga pemusnahan barang bukti minuman beralkohol sebanyak 3.500 botol hasil sitaan selama bulan suci Ramadhan 1443 H.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.