Pemkab Lamongan Memasang Palang Pintu di Perlintasan Sebidang

- Redaksi

Sabtu, 6 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(baju batik)  Pak Yes saat acara tasyakuran pencabutan patok, Sabtu (6/7).(IST)

(baju batik) Pak Yes saat acara tasyakuran pencabutan patok, Sabtu (6/7).(IST)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan, melalui Dinas Perhubungan, telah mengambil langkah signifikan dengan mengganti patok di perlintasan sebidang Dusun Plosogeneng Desa Plosowahyu dengan palang pintu kereta api. Tindakan ini dipandang sebagai komitmen kuat untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jalan di wilayah tersebut.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menegaskan pentingnya perubahan ini dalam upaya menjaga keamanan berkendara di sekitar perlintasan kereta api. Sebelumnya, hanya kendaraan roda dua yang dapat melintas dengan batas-batas yang ditetapkan.

“Pemasangan ini adalah langkah terbaru kami untuk memastikan keselamatan semua pengguna jalan di perlintasan Dusun Plosogeneng. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mengurangi risiko kecelakaan,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes saat acara tasyakuran pencabutan patok, Sabtu (6/7).

Dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan, palang pintu ini juga didukung dengan kehadiran petugas penjaga yang beroperasi 24 jam.

“Ini semua untuk memastikan palang pintu berfungsi dengan baik dan memberikan perlindungan maksimal,” tambahnya.

Heru Widi, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan, menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan hasil dari diskusi terbuka dengan masyarakat dalam public hearing yang diselenggarakan beberapa waktu lalu.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan keamanan lalu lintas di sekitar perlintasan sebidang sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat,” kata Heru Widi.

Selain pemasangan palang pintu, langkah edukasi seperti kampanye “Berteman” juga digelorakan untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan akan pentingnya berhenti, melihat ke kiri dan kanan sebelum melintasi perlintasan kereta api.

Dengan realisasi ini, Kabupaten Lamongan telah berhasil membangun 42 palang pintu dari total 54 yang direncanakan, menunjukkan komitmen yang berkelanjutan dalam meningkatkan infrastruktur keselamatan lalu lintas di daerah tersebut.

Lainnya:

Berita Terkait

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan
UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan
Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:22 WIB

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:09 WIB

Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB