Pemkab Madiun Memperingati Gelar Sarasehan dan Memperingati Hari Sumpah Pemuda

MADIUNM RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar Sarasehan Pemuda untuk memperingati Hari Sumpah, Dengan mengangkat tema Peran Pemuda dalam Pembangunan di Era Digital Pemuda, di Pendopo Muda Graha, Selasa (16/11/22) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Madiun, dan tak lupa, turut menghadirkan Pengamat Komunikasi Politik sekaligus Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga,Suko Widodo, sebagai narasumber mendampingi Bupati Madiun.

Bacaan Lainnya

Sementara Bupati Madiun H. Ahmad Dawami menilai jika generasi muda saat ini harus membaca dan memahami sejarah dapat menjadi salah satu cara mendapatkan suri tauladan dan rujukan dalam bersikap dari para pejuang di masa lampau.

“Sebagai generasi penerus bangsa serta agen perubahan, pemuda memiliki peran yang penting dalam proses pembangunan dan berpartisipasi untuk menyelesaikan tantangan persoalan dalam bidang sosial dan lingkungan khususnya di era digital saat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Bupati, tantangan utama generasi muda dalam perkembangan digital adalah untuk tidak hanyut dan menjadi korban dari sisi negatif kemajuan teknologi. Selain itu, pemuda berperan penting sebagai subjek pembangunan dan menjadi agen perubahan untuk lingkungannya, melalui partisipasi aktif pemuda dalam kegiatan sosial-kemasyarakatan.

“Pemuda harus jadi pelaku ekonomi digital, jangan hanya jadi komentator,” pesan Bupati.

Sementara itu, Suko Widodo menambahkan jika pemuda saat ini tidak boleh mudah baper (bawa perasaan). Menurutnya, di zaman yang serba cepat ini, pemuda harus meningkatkan skill dan mudah beradaptasi dengan perubahan.

“Jangan menunggu perubahan, karena perubahan itu diri kalian sendiri,” ujar pria kelahiran Kabupaten Madiun tersebut.

Di ujung acara, seluruh peserta sarasehan nampak berdiri untuk mengikrarkan Sumpah Pemuda secara bersama-sama.

Dalam kesempatan tersebut, hadir organisasi kepemudaan dari berbagai lintas sektoral.

Diharapkan dengan adanya berbagai perspektif tersebut, mampu meningkatkan sinergitas para pemuda di Kabupaten Madiun untuk ikut andil dalam pembangunan di Kampung Pesilat Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *