Pemuda Milenial Berbicara Sumber Energi Masa Depan dari Mineral dan Hasil Tambang

  • Whatsapp

KEDIRI, RadarBangsa.co.id -Indonesia sudah lama terkenal sebagai Negara yang kaya raya akan bahan atau barang tambang. Bahan atau barang tambang di Indonesia ditemukan di darat dan di laut. Untuk mendapatkan dan mengolah bahan tambang tersebut diperlukan banyak sekali modal, tenaga ahli, dan teknologi tinggi berdaya multiguna di Era Saat ini.(5/12/2019)

Barang tambang dibutuhkan oleh semua manusia, meski terkadang kita tidak menyadari seberapa besar kebutuhan kita terhadap barang tambang. Negara- negara di dunia sangat membutuhkan barang tambang untuk dapat memenuhi segala kebutuhan negara tersebut

Read More

Pernahkah kita bayangkan jika konsumsi listrik rumah tangga bisa dihemat hingga 80%? Sehingga para konsumen listrik rumah tangga hanya perlu membayar konsumsi listrik sebesar 20% setiap bulannya. Hal ini nyatanya memungkinkan dan sedang didiskusikan oleh para insinyur untuk membuat sebuah baterai atau powerbank yang mampu menampung kapasitas 5000kW dan mampu beroperasi selama 24 jam dengan waktu pengisian daya hanya selama 4 jam saja.

Salah satu insinyur yang diperlukan dalam proyek ini adalah seorang miner yang ahli dalam studi logam Lithium. Seperti yang diketahui bahwa industri baterai produk elektronik atau powerbank sebagian besar diproduksi dengan Logam Lithium sebagai salah satu bahan baku produknya. Logam lithium dinilai memiliki potensi elektrokimia yang paling tinggi dan merupakan logam yang paling ringan tapi mampu menghasilkan kepadatan energy terbesar.

Berbicara tentang lithium, faktanya Indonesia adalah Negara yag memiliki potensi lithium terbanyak di dunia. Menurut Keterangan Ir Wiratno Hadi yang akrab di panggil Mas Wira, adalah sebagai seorang Ahli tambang dari Institut teknologi Bandung ITB yang saat ini sedang melajutkan Belajar Magister Managemen di UGM, berupaya memberikan solusi penggunaan energy yang lebih hemat dan efisien. Mas Wira sering berdiskusi dengan ahli-ahli logam ternama dari Tiongkok dan beberapa pakar dari Negara lain untuk memanfaatkan logam Lithium agar mampu menghasilkan produk penyimpanan Energy dengan kapasitas terbesar, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk kebutuhan industri yang skalanya lebih besar.

Sosok Mas Wira ini adalah Putra Daerah asal Kediri dengan motivasi tinggi dan energik yang paham untuk mengolah hasil pertambangan di Indonesia bagaimana cara mengkonversikan Lithium menjadi bahan baku baterai sebagai solusi konsumsi listrik yang lebih hemat dan efisien. Dia merupakan seorang professional dibidang pertambangan untuk mencari sumber energy alternative dengan berdiskusi bersama rekan sesama ahli baik dari dalam maupun luar negeri. Relasi ini terutama dibangun dengan rekan-rekan ahli logam dari Tiongkok dan Beberapa Negara yang Lain.(Prass)

;

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *