Pengalaman Selama Magang Work From Home ‘WFH’ di RRI Surabaya

  • Whatsapp
Kedua mahasiswa saat di depan Redaksi RRI [IST]

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Magang di salah satu media merupakan suatu impian yang selama ini di inginkan oleh, Mahasiswa Ilmu Komunikasi khususnya yang memilih bidang journalism. Disisi lain media juga merupakan sebuah jalan untuk mengetahui lebih dalam mengenai proses kehidupan jurnalistik dengan berbagai pengalaman mulai dengan mencari sebuah informasi hingga sampai pembuatan sebuah berita yang nantinya akan ditampilkan di media massa.

Terdapat dua mahasiswa dari Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 yang bernama Noval Tri Hadi S dan M.Zeinul Arifin yang saat ini menjalankan proses magang pada semester 7 di media ternama yaitu Radio Republik Indonesia yang berada di Surabaya. Keduanya merasa senang karena media merupakan sebuah peminatan journalism yang telah diambil sejak berada di semester 4 lalu. Menjadi seorang jurnalis merupakan impian yang diraih oleh kedua mahasiswa tersebut.

Bacaan Lainnya

Saat itu magang dilakukan secara Work From Home (WFH), sempat merasa sedih karena ilmu yang didapat nanti tidak akan seluas gampang di tempat instansi. Setelah beberapa hari kemudian ditugaskanlah kedua mahasiswa tersebut untuk mencari informasi yang menarik serta ditulis dan dikumpulkan di grup magang.

Selama beberapa hari tugas yang diberikan terkait mencari sebuah berita tidak satupun dari keduanya yang diunggah di media milik RRI. Karena mempublish suatu berita harus ada syarat atau aturan yang sesuai standart dalam mempublish suatu berita. Namun, setelah dari proses seleksi yang cukup, akhirnya berita yang di buat oleh kedua mahasiswa pertama kali di unggah dalam situs rri.co.id milik RRI.

“Magang di RRI merupakan suatu pencapaian yang baik bagi kami, karena magang di media memang merupakan suatu tempat yang memang kami inginkan, kami juga ingin memperdalam mengenai ilmu dalam kehidupan jurnalistik. Banyak pengalaman yang kami dapatkan selama menjalani magang, meskipun magang dilakukan secara Work From Home (WFH) pengalaman baik tetap kami peroleh selama magang” Ujar Zeinul dan Noval

Kedua mahasiswa akhirnya sudah mengetahui cara membuat berita dengan baik dan benar.

Berita yang telah dipublish tersebut merupakan berita tentang demo Omnibus Law kemarin. Kedua mahasiswa tersebut benar-benar merasakan sebagai seorang jurnalis, turun ke lapangan atau tempat kejadian perkara. Waktu meliput demo omnibus law mereka dihadapi dengan resiko yang besar, bertemu banyak massa pendemo yang berkumpul di waktu masa pandemi sekarang ini, serta berhadapan dengan realita lapangan, seperti bila demo ricuh,kedua mahasiswa tersebut bisa terkena gas air mata dan lemparan batu dari massa.

Akan tetapi, perjuangan mereka membuahkan hasil liputan yang dijadikan sebuah berita di situs resmi radio RRI. Hal tersebut, membuat mereka bangga karena hasil pendapatan informasi miliknya akhirnya berhasil diunggah di tempat magangnya.
Kegiatan magang WFH ini juga berpengaruh dalam akreditasi kampus, karena kampus memberikan kepercayaan kepada kedua mahasiswa tersebut untuk menjalankan magang di RRI dengan baik dan dapat menjaga nama baik kampus dengan selalu berperilaku baik selama magang di tempat instansi yag mereka tuju.

“selama magang di situ saya diajarkan untuk harus mendapatkan suatu informai yang menarik yang sekiranya layak untuk bisa diberitakan kepada semua masyarakat, dari hasil foto juga harus mengandung nilai pandangan yang baik dan mempunyai arti tersendiri sehingga sebuah informasi yang menarik akan timbul di dalamnya.

Disisi lain saya juga diajarkan untuk terjun di lapangan layaknya seorang Jurnalis Profesional yang lain untuk mecari informasi penting yang dituju” Kata Zeinul selaku mahasiswa magang. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *