Home / BERITA HARI INI / ” Pengen Untung Tapi Buntung “, Dua Calo SIM Berhasil Di Bekuk Polres Lamongan

” Pengen Untung Tapi Buntung “, Dua Calo SIM Berhasil Di Bekuk Polres Lamongan

LAMONGAN,Radarbangsa.co.id –  Dua pria kekar harus berurusan dengan Polisi. Mereka diantaranya IZ (35) warga Desa Jotosanur RT.04 RW.03, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan dan AI (37), warga Jalan Soewoko Gang IV No.1 RT.02 RW.02, Kelurahan Jetis, Kabupaten Lamongan ditangkap Teamsus Polres Lamongan karena di duga berusaha menjadi calo pembuatan SIM (Surat Ijin Mengemudi ). Senin (10/09/2018) sekira pukul 09.30 wib.

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung, S.I.K., MH. melalui Wakapolres Kompol Imara Utama, SH,SIK mengatakan tidak mentolerir terhadap praktek-praktek percaloan dalam Pelayanan Publik transparan yang ada di wilayah hukum Polres Lamongan.

Lihat Videonya :

“Namun ternyata mereka berdua tidak melakukan percaloan tersebut di Polres Lamongan. Mereka mengkompulir bagi pemohon-pemohon SIM yang tidak Lulus Ujian di Polres Lamongan. Kemudian di bawah ketempat lain, “ungkap Kompol Imara saat press release di Mapolres dan dihadapan sejumlah awak media.

“Berdasar informasi dari masyarakat, oleh Teamsus Polres Lamongan langsung menindak lanjuti dengan  menuju lokasi yakni warung KAFA Jalan Soewoko Kecamatan Lamongan tepatnya di depan Alfamart. Alhasil Teamsus Polres Lamongan berhasil mengamankan 2 (dua) pelaku yang berinisial IZ dan AI sedang melakukan transaksi dengan pemohon SIM baru,” tutur Kompol Imara.

Wakapolres Lamongan juga mengatakan bahwa mereka melaksanakan percaloan tersebut dengan imbalan antara Rp.600.000,- sampai dengan Rp.800.000,- untuk satu SIM. Terkait keaslian dari SIM yang sudah jadi melalui kedua calo tersebut akan ditelusuri lebih lanjut.

” Mereka sudah melakukan praktek percaloan SIM selama 2 (dua) bulan dan mengahasilkan SIM sekira 35 sampai 40 buah. Untuk barang bukti (BB) yang berhasil diamankan dari tangan IZ yakni 6 (enam) lembar FC (foto copy) SIM atas nama pemohon, 13 (tiga belas) lembar FC KTP atas nama pemohon, 2 (dua) lembar SIM yang sudah jadi, 2 (dua) lembar foto pria ukuran 3×4, 1(satu) lembar print out SIM, 2 (dua) buah HP Merk Xiaomi Red 5A warna putih sedangkan dari tangan AI diamankan barang bukti (BB ) diantaranya uang Rp 2.000.000,-(dua juta rupiah), satu buah HP Merk Samsung warna putih, satu buah HP merk Nokia warna putih, dan satu buah buku berisi catatan pemohon SIM, beserta bolpoint warna biru, 2 (dua) SIM C yang sudah jadi atas nama pemohon, 7(tujuh) lembar FC SIM, 18(delapan) lembar FC KTP,” ungkap Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung melalui Wakapolres Lamongan Kompol Imara.

” Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya wilayah Lamongan, jika hendak mengurus SIM atau perizinan tertentu yang berhubungan dengan pelayanan publik yang ada Polres Lamongan untuk tidak menggunakan percaloan. Lebih baik datang sendiri dan urus sendiri karena lebih murah sesuai biaya PNBP,” tutur Kompol Imara.

” Untuk saat ini kedua pelaku tetap kita amankan dan belum kita kenakan pasal karena masih kita dalami perkaranya,” pungkas Wakapolres Lamongan Kompol Imara Utama,SH,SIK.

Reporter : M.N.Huda
Publish : Zainul Arifin

Check Also

Kembali Terjadi Tanah Longsor Di Wilayah Kabupaten Pacitan

Pacitan, Radarbangsa.co.id –Hujan dengan intensitas tinggi menguyur beberapa wilayah di Kabupaten Pacitan mulai sore hari, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *