Pengrusakan Tulisan Proyek TPST di Desa Ganggangtingan Ngimbang, Kades Akan Melaporkan ke APH

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Program dari Pemerintah yang melalui Kementrian PUPR di Kabupaten Lamongan berupa tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) yang dalam naungan Dinas PU Cipta karya dan DLH, Sudah terealisasikan di beberapa titik, seperti di kecamatan Ngimbang, tepatnya di Desa Ganggangtingan, selesai pada akhir tahun 2021 lalu.

Namun Sangat disayangkan, telah terjadi pengerusakan tulisan nama proyek, sekitar dua minggu lalu, terlihat disekitar lokasi TKP banyak ditemukan pecahan keramik, di Duga dilakukan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab, ucap Kades ” Priyadi pada Media. Jum’at (26/03).

Bacaan Lainnya

Atas kejadian tersebut, kami beserta ketua Kelompok swadaya masyarakat, akan segera melaporkan ke pihak penegak hukum, guna penyelidikan lebih lanjut, bahwa telah terjadi pengerusakan berulang kali, ungkap kades.

Bahwa ada niatan merusak, karena sudah terjadi dua kali ini, dan untuk sementara soal papan nama Proyek, kami ganti dengan bener, terkait pengerusakan dari pihak Desa belum tau pasti, pesan kami mari kita saling mendukung, adanya proyek TPST, mulai dari merawat sampai menjaganya, tambahnya

Dan perlu di ingat didirikanya tempat pengelolaan sampah, sangat bermanfaat terhadap Desa ke depan, yaitu bisa menciptakan lapangan pekerjaan, juga sebagai sumber pendapatan bagi aset desa, hasil dari sampah, baik dari organik maupun
non orgranik, bahkan akan kami kelola melalui BUMDES nantinya.tandasnya

Ditempat terpisah, Yahmin selaku ketua Kelompok Swadaya Masyarakat Desa Ganggangtingan, ” juga berharap jangan sampai kejadian ini terulang kembali, mari saling mendukung adanya tempat pengelolaan sampah terpadu, itu aset” yang akan bisa mengangkat perekonomian masyarakat lyas, khususnya Desa Ganggangtingan itu sendiri, ucapnya singkat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.