Perempuan Di Sampang Yang Tidak Tamat SD, Menjadi Tukang Parkir Untuk Membantu Orang Tua, Reporter Hernandi K S.Sos M.Si

0
182

SAMPANG,radarbangsa.co.id – Siti Umamah 30 warga jalan Durian (bukan Manggis – red) RT 02/RW 03 Kelurahan Gunung Sekar Sampang Madura Jawa Timur merupakan sosok perempuan tangguh dalam menjalani kehidupan

Tidak salah jika Trumanita memberikan sebuah penghargaan dalam Peringatan Hari RA Kartini 2019

Putri keenam dari tujuh bersaudara pasangan Tiksan dan Tifah kesehariannya menjaga parkir sepeda motor di jalan Wijaya Kusuma area barat, itupun hanya sebagai suruhan bukan pengelola langsung

Ia mengaku putus sekolah sejak kelas I SD dan mencari pekerjaan serabutan guna membantu orang tua yang hanya sebagai pengayuh becak

Tidak jarang saat orang tuanya sakit, Ia menggantikannya menarik becak sambil menjadi pemulung
“Tukang parkir sebagai sampingan saja di saat ada kegiatan di Lapangan Wijaya Kusuma, selebihnya serabutan dan menjadi pemulung,”ujar Siti Umamah terharu ketika menerima penghargaan dan bingkisan sembako dari Trumanita

Perempuan lajang itu mengaku tiap harinya mendapatkan uang Rp 70.000 dari pekerjaannya sebagai pemulung

Hasil yang di peroleh selain disimpan juga untuk membantu orang tuanya

Terkadang juga Siti Umamah membantu menjadi tenaga pengambil bola yang ke luar lapangan waktu ada kegiatan kompetisi sepak bola maupun kegiatan lainnya

Saat disinggung tentang kelanjutan sekolahnya, Ia enggan menjawab dan masih berkeinginan bekerja untuk membantu keluarga

Semua saudara Siti Umamah sudah berkeluarga dan pisah dari orang tua, tinggal Ia dan kedua orang tua di rumah yang ditempati sekarang. (Her)

LEAVE A REPLY