Persiapan Sekolah Adiwiyata Provinsi 2020, Hari ke Dua Bimtek DLH Sampang Pengisian Melalui Aplikasi

  • Whatsapp
Bimtek persiapan sekolah Adiwiyata Propinsi DLH di Sampang

SAMPANG,RadarBangsa.co.id – Hari kedua sabtu 15/2 Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Persiapan Sekolah Adiwiyata Provinsi tahun 2020 oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang Madura Jawa Timur lebih mengarah kepada takhnis pengisian usulan melalui aplikasi

Bimtek hari kedua sabtu 15/2 di aula DLH jalan Barisan Indah itu diikuti para Operator 9 Sekolah yang diusulkan menjadi Sekolah Adiwiyata Provinsi tahun 2020

Bacaan Lainnya

Hadir memandu acara Staf DLH Sampang Sutrisno Nur Cahya, Tim Adiwiyata Kabupaten dan Ir Dyah Arasayu MM dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur sebagai Narasumber

Menurut Imam Irawan ST MM Kabid Kobservasi Rehabilitasi Lingkungan dan Pertamanan melalui Trisno Nur Cahya Bimtek ini untuk mematangkan persiapan Sekolah yang di usulkan menjadi calon Sekolah Adiwiyata Provinsi tahun 2020
“Kami sengaja mendatangkan narasumber dari Tim Adiwiyata Nasional dan Provinsi agar segala materi di kupas tuntas dan dipahami bersama,”ujarnya

Materi yang disampaikan narasumber seputar Permen LHK nomor 52 tahun 2019 tentang Gerakan Peduli Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah serta Permen LHK nomor 53 tahun 2019 tentang Penghargaan Adiwiyata

Dijelaskan pelaksanaan Bimtek 2 hari, untuk hari pertama kamis 13/2 di aula Disdik dengan narasumber Aulija Estiwidjaah dari PT Daur Elia Jaya yang juga menjadi salah satu Tim Adiwiyata Nasional

Hari kedua Bimtek sabtu 15/2 di aula DLH giliran Ir Dyah Arasayu MM dari DLH Provinsi Jawa Timur

Untuk hari pertama materi lain yang disampaikan lebih mendorong kepada semangat serta Peningkatan mutu, sedangkan hari kedua mengarah kepada tekhnis pengisian usulan melalui aplikasi

Ditambahkan sebenarnya target Kabupaten Sampang ada 13 Lembaga yang diusulkan, namun karena sesuatu hal 3 Lembaga tidak terdaftar yakni MAN I Sampang, MII Sabilillah dan SDN Sokobanah Daya 5

Namun ketiga lembaga itu masih diupayakan untuk diusulkan kembali mengingat pendaftaran melalui aplikasi sudah dilakukan namun masih ada miskomunikasi. (Her)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *