Peternak Blitar Raya Bagikan Telur Gartis, Gegara Stok Melimpah dan Harga Murah

  • Whatsapp

BLITAR KOTA, RadarBangsa.co.id – Asosiasi Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN) Blitar berinisiatif membagikan telur secara gratis bagi masyarakat, Selasa 28 September 2021. Pembagian dari Blitar Barat, Blitar Kota hingga depan Kantor Kabupaten Blitar ini sebagai bentuk keprihatinan peternak karena harga telur yang dinilai masih murah, sedangkan harga pakan kian mahal.

Rofi Yasifun-Ketua Asosiasi Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN) Blitar menjelaskan ada kurang lebih 3 ton telur yang disiapkan peternak untuk dibagikan disepanjang jalan protokol Kabupaten Blitar barat menuju Kantor Kabupaten Blitar. Rofi menjelaskan, aksi ini dilakukan untuk mendorong Presiden Jokowi menerbitkan peraturan presiden guna melindungi peternak kecil dari ancaman peternak besar. Selain itu Rofi juga menginginkan agar pemerintah menghentikan budi daya ayam oleh integrator atau perusahaan besar. Menurutnya, keberadaan intergrator sangat menyulitkan peternak ayam skala kecil.

Bacaan Lainnya

”Pagi ini peternak yang ada di Blitar berinisiatif untuk membagikan telur kepada masyarakat, dan dijual di jalan protocol yaa. Karena stok telur buanyak, dan harga jual juga murah, kita bagikan ke masyarakat aja biar bermanfaat. Kita juga meminta tuntutan kami ini diwujudkan ya sama pemerintah.”

Turunnya harga telur ini turut menjadi perhatian Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Blitar. Edi Wasono-Sekretaris Disperdagin Kota Blitar dikonfirmasi by phone mengaku terus melakukan pengawalan terhadap harga bahan pokok baik dipasaran hingga produsen. Menurutnya setiap hari petugas Disperdagin melakukan pengecekan harga pasar di semua titik. Soal harga telur, menurut Edi di wilayah Kota Blitar saat ini ada dikisaran Rp. 16.000 – Rp. 17 000. Harga ini sudah mengalami kenaikan dibanding beberapa minggu lalu sebesar Rp. 13.000.

“Kalau kami pasti mengawal terus stabilitas harga yaa, kalau di Kota Blitar nih sudah 16 sampai 17 ribu sudah mengalami kenaikan ya. Ngga hanya telur, lainnya juga kita lakukan stabilitas harga yang memang normal untuk pedagang dan pembeli.”

Edi mengaku Disperdagin Kota Blitar siap mengawal harga telur sampai normal kembali. Begitu juga dengan beberapa komiditi pasar lainnya, diupayakan tetap berada diharga normal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *