Pimpin RELEASE Begal, Kapolres Lumajang Tebar Ancaman Kepada Pelaku Kriminal

0
156

Lumajang, Radarbangsa.co.id – Pimpin Release pelaku begal, Kapolres Lumajang, AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban, S.H., S.I.K., MM., M.H., Tebar Ancaman Kepada Pelaku Kriminal, Rabu (15/05/2019) pagi.

Dalam Release tersebut, Kapolres didampingi Kasat ReskrimPolres Lumajang, AKP. Hasan Cobra. Pelaksanaan release begal motor itu bertempat di Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa timur.

Dalam pelaksanaan release itu, petugas juga membawa dua orang pelaku, yakni Hosy Priyandi (25) dan Ahmad Nizer, keduanya berasal dari satu desa dan kecamatan yang sama, yaitu Desa Kedungmoro, kecamatan Kunir, kabupaten Lumajang, Jawa timur.

Dalam release tersebut, dipaparkan bahwa didapat keduanya berboncengan dengan menggunakan Sepeda Motor jenis Satria FU 150 warna abu-abu, mereka sudah merencanakan aksinya dari rumah.

Pelaku Hosy sebagai joki memepet korban, sedangkan Nizer langsung mematikan motor korban dengan cara melepas kontak dari motor korban. Lalu Nizer langsung turun menghampiri korban seraya memperlihatkan gagang clurit yang masih menempel di pinggang kirinya untuk menakuti korban.

Kerena takut korban pun akhirnya menuruti permintaan pelaku untuk turun dari motornya.

Dalam pernyataannya, Kapolres Lumajang kembali memberikan ultimatum kepada pelaku begal agar segera insyaf dan tak lagi melakukan perbuatan melanggar hukum.

“Sekali lagi saya himbau kepada seluruh pelaku begal, agar menghentikan perbuatannya karena Tim Cobra tak akan main-main dalam memberantas kriminalitas di wilayah Lumajang. Bisa dilihat kedua pelaku juga harus kami hentikan dengan timah panas, karena pada saat penangkapan mereka berusaha melawan petugas”, tukasnya.

AKBP. DR. Arsal berkomitmen akan terus berusaha membuat wilayah Lumajang ini bersih dari pelaku kriminal khususnya begal. “Tak peduli berapapun peluru yang harus saya keluarkan untuk para pelaku kriminal ini,” tegas Arsal.

Menurut Arsal, pelaku begal bukan saja merampas kendaraan korban, tapi juga menyebabkan trauma mendalam bagi korbannya. karena pelaku begal cenderung menakuti korbannya dengan senjata tajam. Untuk itu, kami akan perang dengan pelaku begal. Tim Cobra saya siapkan khusus untuk melawan mereka,” ungkap Arsal kembali menebar ancaman kepada para pelaku begal

Senada dengan Kapolres, Kasat Reskrim juga meberikan lampu kuning kepada para pelaku kriminal yang masih berani melakukan aksinya di wilayah Lumajang.

“Sesuai atensi dari Kapolres, Tim Cobra tak segan segan akan tembak di tempat kepada pelaku begal. Ini adalah peringatan terakhir dari kami. Atas perbuatannya, kedua pelaku sendiri diancam kurungan penjara selama 7 tahun karena melanggar pasal 363 KUHP.” tegas pria yang juga menjabat sebagai Katim Cobra tersebut.

Reporter: Riaman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here