Pj Bupati Jombang Sugiat Kunjungi Markas PWI, Bahas Pembangunan

Pj Bupati

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pj Bupati Jombang Sugiat, SSos, MPsiT, melakukan kunjungan ke markas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim yang berlokasi di Jalan Taman Apsari nomor 15-17 Kota Surabaya pada hari Rabu (7/2/2024) siang.

Sugiat, yang merupakan lulusan S-1 ilmu jurnalistik dan memiliki hubungan dekat dengan wartawan, diterima oleh Ketua PWI Jatim, Luthfil Hakim, beserta sejumlah pengurus lainnya termasuk Sekretaris PWI Eko Pamuji, M Sokip sebagai Wakil Ketua, serta Bendahara dan pengurus harian lainnya.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut, Pj Bupati Sugiat meminta masukan dari para jurnalis dan pengurus PWI mengenai pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya dalam pembangunan dan kepemimpinan di Kabupaten Jombang, yang dikenal sebagai daerah sejuta pondok pesantren.

“Saya menghargai masukan, kritik, dan saran dari semua pihak. Sebagai bupati, saya merasa tidak bisa bekerja sendiri, oleh karena itu kolaborasi dan dukungan dari semua elemen masyarakat sangat penting bagi pembangunan daerah ini,” ujar Sugiat.

Sugiat, yang memiliki pengalaman luas di bidang intelijen, menyadari pentingnya kerjasama dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat Kabupaten Jombang. Dia menyoroti pentingnya investasi dalam menggerakkan ekonomi daerah, terutama melalui pengembangan pariwisata yang berdampak besar.

“Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, kita akan fokus pada pengembangan pariwisata dengan dampak yang signifikan. Sudah ada rencana pengembangan di wilayah utara Brantas, yang akan berdampak pada peningkatan investasi dan pembangunan,” tambahnya.

Diskusi yang berlangsung antara Pj Bupati Sugiat, wartawan, dan pengurus PWI Jatim juga mencakup berbagai isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Sugiat menyatakan keinginannya untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap berbagai potensi pariwisata lokal, seperti Seni Wayang Topeng Desa Jati Duwur, Kecamatan Kesamben.

Sugiat juga mengapresiasi peran PWI Jatim dalam mendukung pemberdayaan masyarakat Desa Jati Duwur dalam melestarikan budaya Wayang Topeng sebagai warisan lokal.

Selain itu, dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan aset daerah, Sugiat menyebut bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan kinerja Tim Penyelamat Aset Daerah (TPAD) di seluruh Kabupaten Jombang.

“Kami juga akan mengevaluasi aset daerah di beberapa lokasi strategis, seperti Simpang Tiga eks Terminal Kota Jombang, serta mempertimbangkan potensi perkebunan BUMD Jombang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.

Sugiat juga menekankan pentingnya integrasi antara berbagai sektor pariwisata untuk menarik lebih banyak wisatawan ke daerah tersebut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dia juga berbagi pengalaman mengenai tantangan pertamanya sebagai Pj Bupati Jombang, termasuk penanganan kasus pemasangan foto tanpa izin yang telah diselesaikan dengan baik.

“Saat ini, situasi sudah stabil dan semua pihak telah memahami pendekatan kepemimpinan yang transparan dan adil. Kami selalu mengedepankan profesionalisme sebagai pegawai dan ASN Pemkab Jombang,” tandasnya.

“Soal geopolitik dan situasi di Jombang, di Pemilu 2024 ini kita berharap berjalan kondusif, berjalan aman dan damai,” imbuhnya.

Meski demikian bahwa dirinya bukan Superman. Karena itu, pihaknya dalam memimpin Kabupaten Jombang akan berkolaborasi dan bekerjasama dengan legislatif (DPRD) sebagai mitra, dengan OPD dan tokoh masyarakat.

Sementara itu Ketua PWI Jatim Luthfil Hakim, menyambut baik jalinan komunikasi dan kolaborasi yang dibangun Pj Bupati Jombang, Sugiat ini.

Pada prinsipnya sebagai jurnalis tugasnya dilindungi UU Pers dan mematuhi kaidah Kode Etik Jurnalistik. Namun tak menutup kemungkinan sebagai wartawan memiliki ide, gagasan, dan masukan kepada pemerintah yang konstruktif dan membangun.

“Kita bisa lakukan kegiatan kolaboratif dengan siapapun termasuk dengan Pj Bupati dan Pemkab Jombang. Teman teman di daerah juga bisa ambil peran,” ujar alumnus ISIP Unej ini.

Cak Item biasa disapa mengatakan dari diskusi yang disampaikan dengan kemasan jagongan dan ngopi ini diharapkan bisa menambah inspirasi bagi pelaksana pemerintahan dalam membangun, bangsa dan negara.

Pihak PWI Jatim akan tetap mendukung upaya sinergi dengan berbagai pihak termasuk Pemkab Jombang dalam mengembangkan daerah, menggali potensi dan mengeksplorasi kekayaaan daerah untuk kepentingan masyarakat bersama.

“Terima kasih atas kunjungannya. Kita perlu diskusi lanjutan untuk melahurkan konsep usulan, ide dan gagasan agar bermanfaat dalam pembangunan suatu daerah,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *