Pj Gubernur Adhy Karyono Pastikan Jatim Siap Dukung ‘Indonesia’s FOLU Net Sink 2030’

FOLU
Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono (IST)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono memastikan bahwa seluruh masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap mendukung program nasional Net Sink 2030 untuk Kehutanan dan Penggunaan Lahan Lainnya (FOLU) Indonesia.

Adhy menegaskan komitmen ini ketika menerima kunjungan staf ahli dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Prof. Haruni Krisnawati, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, pada Selasa (7/5).

Bacaan Lainnya

Ini penting karena dalam waktu dekat, Kementerian LHK akan mengadakan kegiatan sosialisasi yang luas di Jawa Timur untuk memperkenalkan secara menyeluruh program nasional Net Sink 2030 untuk Kehutanan dan Penggunaan Lahan Lainnya (FOLU) Indonesia.

Sebagaimana diketahui, FOLU Net Sink 2030 adalah sebuah kondisi yang ingin dicapai melalui penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan dengan kondisi di mana tingkat serapan sama atau lebih tinggi dari tingkat emisi.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 98 tahun 2021, dimana Indonesia harus sudah mencapai net zero emission di sektor kehutanan dan lahan pada tahun 2030.

“Kami di Jawa Timur siap memberikan dukungan dan fasilitasi program tersebut, menurut kami ini sangat penting untuk disampaikan kepada seluruh masyarakat, mengingat pengurangan emisi GRK sangat perlu dilakukan untuk mengendalikan perubahan iklim khususnya sektor kehutanan dan lahan,” tegas Adhy.

Terutama karena pengurangan dan pengendalian emisi karbon khususnya gas rumah kaca harus terus digalakkan dan gencarkan. Dengan harapan apa yang telah dicanangkan bahwa Indonesia harus zero emisi di tahun 2030 bisa terwujud dengan baik.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan dapat menjadi sarana koordinasi untuk saling bersinkronisasi dan bersinergi antara pemerintah pusat, daerah serta stakeholder terkait hingga sampai tapak bahwa yakni masyarakat, untuk bersama-sama dalam mengurangi dan mengendalikan emisi karbon.

“Semua pihak mulai tingkat pemerintah pusat, daerah maupun stakeholder diharapkan untuk terus bersinergi dan saling sharing knowledge, agar implementasi dari Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 dapat tercapai sesuai dengan target,” tandasnya.

Sebagai informasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI melaksanakan kegiatan sosialisasi program nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 pada 22 provinsi di Indonesia yang terbagi dalam 5 regional, Jawa Timur sendiri masuk pada regional dua bersama provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Hadir pula pada kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kehutanan Prov. Jatim, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Prov. Jatim, Kepala Dinas ESDM Prov. Jatim, Kepala Balai Besar KSDAE Kementerian LHK Wilayah Jatim, Kepala BPDAS Brantas, Kepala BPHL wilayah 7 Surabaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *