PLN Peduli UMK, Lewat PON XX Papua Menuju Kebangkitan Ekonomi

- Redaksi

Senin, 11 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA, RadarBangsa.co.id – Alunan musik dan penampilan seni budaya Papua yang berkolaborasi dengan kesenian nusantara lainnya menyemarakkan Festival Kopi Papua 2021 di Jayapura, Papua. Arena festival di tengah penyelenggaraan PON XX Papua itu terasa semarak, meski dengan pengunjung terbatas mengikuti ketentuan Protokol Kesehatan.

Beberapa pemudi dan pemuda Papua dengan seyum ramah melayani pengunjung di salah satu booth Usaha Mikro Kecil (UMK) binaan PT PLN (Persero). Seragam mereka yang khas terlihat rapi dan sesekali mereka menunjukkan kebolehan mengolah produk Kopi khas Papua.

Milenial Papua ini adalah bagian dari pelaku UMK dampingan PLN Peduli. Tak sekadar menjaga keandalan kelistrikan dan mendukung Pembukaan PON XX 2021 yang gemerlap. PLN pun turut memberi energi bagi perekonomian di tanah Papua lewat kegiatan kewirausahaan generasi muda Papua.

Avriandi Arch Jazziror Numberi, salah satunya. Ia terlihat gembira bisa turut serta dalam festival ini dan memeriahkan penyelenggaraan PON XX Papua.

Avriandi mengaku pengalaman dapat tampil di ajang PON XX Papua merupakan kesempatan istimewa. Berkat dukungan dan program pelatihan dari PLN pemuda itu dan rekan-rekannya bisa menampilkan karya Kopi olahan mereka.

“Untuk program ini sangat bermanfaat bagi anak-anak muda dan banyak yang membutuhkan. Punya kedai seperti ini sangat susah. Kita terbantu dari Program CSR PLN Peduli, jadi kita bisa buka kedai,” aku Barista Mamta Caffe itu.

Avriandi bercerita mulanya ia mendapat bantuan bisa belajar jadi Barista di Depok, Jawa Barat serta dibawa mengenal situasi di Jakarta. Setelah pelatihan mereka lalu membuka usaha minuman Kopi Papua dengan 3 rekannya yang lain.

Saat ini mereka baru buka satu unit di penyelenggaraan pesta olahraga tersebut. Rencananya, usai PON XX Papua berakhir, akan dibuka 4 Kedai Kopi yang menurutnya akan dibuka di sekitaran unit bisnis PLN yang ada di Jayapura.

Menurutnya tren penikmat Kopi di Papua terus meningkat dan berkembang sejak 2019 lalu. Hal ini menurutnya jadi potensi bisnis yang menarik untuk dijajaki dan dikembangkan oleh generasi muda Papua.

Ke depan, Avriandi berharap PLN akan meneruskan pelatihan lainnya. Agar generasi muda papua dapat terus berkembang menjadi wirausaha dan menggerakkan ekonomi Papua.

“Harapan saya ke depannya, PLN peduli bisa membuat kegiatan baru lagi. Untuk melahirkan roaster atau petani Kopi. Supaya kita bisa terhubung antara barista, roaster dan petani,” ujarnya.

Avriandy hanya satu dari sekitar 40 pegiat UMK berbasis Kopi dalam festival yang diikuti 100 peserta di Jayapura ini. Secara keseluruhan di seluruh klaster PON XX Papua, ada sekitar 400 UMKPapua yang turut berpartisipasi dalam gelaran acara olahraga ini.

Banyak dari mereka merupakan generasi muda, pegiat UMK yang didampingi secara khusus oleh PLN. Kegiatan UMK Kopi hanya salah satu. Masih ada beragam bentuk UMK yang menghasilkan beragam produk seperti tas rajut, batik cap, hingga mahkota khas Papua.

Sepanjang 2021, PLN peduli telah memberdayakan 15 UKM di Provinsi Papua dengan nilai Rp720 juta. Seluruh UMK ini yang akan menjadi tulang punggung dan penggerak perekonomian di Bumi Cenderawasih di masa depan. PON XX Papua akan berakhir, tapi energi generasi muda yang mengerakkan perekonomian ini akan terus hidup membawa kebangkitan Papua bersama listrik PLN.

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Halaman Kepatihan Ngawi, Pastikan Keterjangkauan Bahan Pokok di Bawah Harga Pasar
Diserbu Warga, Pasar Murah Khofifah di Ngawi Jual Beras, Minyak dan Cabai di Bawah Harga Pasar
Gubernur Khofifah Pantau Langsung Verifikasi SPMB di Madiun, Pastikan Proses Pengambilan PIN Berjalan Lancar
Usia 60 Tahun ke Atas Bisa Kerja Lagi, Kemnaker Luncurkan Program Lansia Aktif
ARSADA NTB Punya Ketua Baru, Tata Kelola BLUD dan Smart Hospital Jadi Prioritas
Tak Sekadar Seremoni, Pemkab Bangkalan Bergerak Nyata Jaga Lingkungan di Hari Lingkungan Hidup
33 Desa di Pasuruan Jadi Destana, Warga Diminta Siaga Hadapi Bencana
Limbah Tahu Cemari Sungai Jombang Lebih dari 10 Tahun, Warga Desak IPAL Segera Dituntaskan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Halaman Kepatihan Ngawi, Pastikan Keterjangkauan Bahan Pokok di Bawah Harga Pasar

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:06 WIB

Diserbu Warga, Pasar Murah Khofifah di Ngawi Jual Beras, Minyak dan Cabai di Bawah Harga Pasar

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:39 WIB

Gubernur Khofifah Pantau Langsung Verifikasi SPMB di Madiun, Pastikan Proses Pengambilan PIN Berjalan Lancar

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:59 WIB

Usia 60 Tahun ke Atas Bisa Kerja Lagi, Kemnaker Luncurkan Program Lansia Aktif

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:15 WIB

ARSADA NTB Punya Ketua Baru, Tata Kelola BLUD dan Smart Hospital Jadi Prioritas

Berita Terbaru