Polemik Penyaluran BST, ‘JPKP’ Raas Sumenep Datangi Kantor Camat

  • Whatsapp
J.P.K.P Bersama Aktivis Pemuda Raas Mendatangi Kantor Kecamatan Raas Kabupaten Sumenep Jawa Timur

SUMENEP, RadarBangsa.co.id – Penyaluran bantuan sosial (Bansos) di Kecamatan Raas masih menjadi polemik. Adanya beberapa temuan penerimaan ganda, dan warga yang belum menerima haknya, serta data yang terkesan ditutup – tutupi (tidak transparan), membuat sejumlah pemuda yang tergabung dalam Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (J.P.K.P) PAC Kecamatan Ra’as, pada hari senin kemaren (06/07) mendatangi kantor Kecamatan Ra’as untuk mendesak Camat Ra’as agar segera menindaklanjuti kasus transparansi data (tidak transparan) penerima Bansos PKH, BPNT, BST, dan BLT-DD. Selasa, (07/07/2020).

Darus salam, Ketua PAC J.P.K.P Ra’as mengatakan bahwa kedatangannya ke kantor Kecamatan Ra’as dalam rangka mendesak Camat Ra’as segera menindaklanjuti kasus ketidak transparansian data dari pihak PT. Pos dan Kepala Desa se Kecamatan Ra’as, agar supaya mengeluarkan data daftar penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos RI.

Bacaan Lainnya

“Dari sejumlah pemuda yang mendatangi kator Kecamatan Ra’as, merasa kecewa karena tidak ditemui oleh pak Camat karena sedang ada di kota Sumenep. Sudah empat kali mendatangi kantor Pos untuk meminta data penerima BST Kemensos, baik yang sudah tersalurkan maupun yang belum tersalurkan, dan berapa jumlah data daftar penerima ganda. Namun pihak pos menutup rapat – rapat data itu,” ujar Darus sapaan akrabnya.

Lebih lanjut Darus menyampaikan beberapa tuntutan dari kami (J.P.K.P) antara lain; mendesak Camat Ra’as untuk tegas mengintruksikan kepada para Kades agar menyajikan data penerima BST Kemensos kepada masyarakat umum, dan dipublikasikan (dipampang) di tempat – tempat pelayanan publik.

Selanjutnya, mendesak Camat agar Kades segera melakukan perbaikan data penerima Bansos ganda, dan mendesak Camat agar Kepala Desa segera melakukan Musyawarah Desa (MusDes) sebelum pelaksanaan pencairan BLT DD tahap II turun.

Selanjutnya, Mendesak Camat agar pihak PT. Pos menarik beberapa undangan yang tersisa dan belum disalurkan oleh Kepala Desa, dan agar segera disalurkan kepada masyarakat yang sudah terdata sesuai dengan daftar nomor Pos.

Herman, aktivis yang tergabung dalam kegiatan tersebut mengatakan, harusnya pihak Pos Kecamatan Ra’as membuka data penerima BST kepada masyarakat ataupun kepada tokoh pemuda dan tokoh masyarakat yang ingin mengetahui data tersebut.

“Kedatangan kami mendapat sambutan hangat dari pak Sekcam dan pak Idrus selaku Kesra yang mengapresiasi positif kedatangan kami, dengan mengatakan bahwa siap mengawal Bansos agar segala macam bantuan menjadi tepat sasaran,” tukasnya.

Ir. Agus Suprayogi, Camat Ra’as Kabupaten Sumenep kepada media ini mengatakan bahwa, beberapa waktu sebelumnya sedah pernah mendiskusikan perihal Bansos tersebit bersama aktivis J.P.K.P.

“Saya selaku Camat Raas telah berdiskusi perihal bansos dalam pertemuan beberapa waktu lalu dengan aktivis dari J.P.K.P. dan Saya berterimakasih karena telah melakukan pengawasan atas penyaluran BST Kemensos” ucap Agus panggilan Camat Ra’as.

Menurut Agus, secara langsung maupun tidak langsung J.P.K.P telah membantu dalam menjembatani pemerintah desa dengan warga agar penyaluran BST yang dimaksud bisa berjalan sesuai harapan. Bagi warga yang kedapatan duplikasi data, maka penyalurannya dipending (ditangguhkan) walaupun sudah menerima undangan dari pihak PT. Pos (Persero), hal ini dilakukan untuk menghindari penerimaan bantuan ganda.

“Bagi warga yang belum tersentuh bantuan masih ada kesempatan penyaluran BLT-DD tahap ll. Data tambahan yang dimaksud harus melalui musyawarah desa sesuai dengan petunjuk teknis,” terangnya.

Lain daripada itu, Agus mengpresiasi kinerja Pemerintahan Desa (para Kades) di wilayah Kecamatan Ra’as, atas kinerjanya dalam proses penyaluran bantuan, khususnya BST Kemensos RI dan BLT DD.

“Saya mengapreasi para Kades beserta perangkatnya yang telah bekerja keras dalam pendataan calon KPM BST dan BLT-DD ditengah terjadinya pandemi Covid-19. Apresiasi dan terimaksih juga kepada kawan – kawan J.P.K.P serta pihak PT. Pos Kecamatan Ra’as, atas kerjasama dan koordinasinya dalam membantu masyarakat, khususnya penyaluran BST,” ucapnya.

Selain itu, Agus berharap KPM BST maupun BLT-DD, serta bantuan sosial lainnya, agar mau jujur menyampaikan ke aparat Desa apabila menerima ganda atau tumpang tindih dengan program bansos lainnya.

“Saya berharap KPM yang menerima bantuan penerimaan ganda, agar jujur menyampaikan kepada Kepala Desa untuk menghindari adanya masalah di kemudian hari. Saya sudah berkali – kali menyampaikan kepada Kepala Desa untuk lebih bekerja keras dan mau menerima saran perbaikan dari masyarakat. Dan bagi penerima BST yang belum menerima haknya agar menghubungi Kepala Desa dan PT. Pos Kecamatan Ra’as dengan membawa persyaratan yang telah ditentukan,” pungkasnya.

(ONG)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *