Polres Lamongan Kembali Amankan Aset Investasi Bodong Dua Mobil dan Akan Buru Aset Lain

Satreskrim Polres Lamongan kembali amankan dua unit mobil kasus investasi bodong di Lamongan ( IST)

LAMONGAN, RadarBngsa.co.id – Satreskrim Polres Lamongan kembali mengamankan aset berupa dua unit mobil, dan sebelumnya juga mengamankan serta menyita rumah senilai Rp 950 juta yang dibeli tersangka Investasi bodong.

Dalam mengamankan aset dua unit mobil berjenis Toyota Rush warna kuning seharga Rp 273 juta dan Honda Brio warna merah seharga Rp 125 juta ini.

Bacaan Lainnya

Satreskrim berangkat mulai pukul 10.00 WIB dan mobil baru bisa dibawah untuk diamankan dan sampai di Mapolres Lamongan pukul 18.55 WIB, Senin (17/1/2022) malam,” ujar Kanit II Tipidter Polres Lamongan, Iptu Arif Setiawan.

Sebelumnya, dalam mengamankan aset dua mobil tersebut kita lakukan pendekatan persuasif kepada satu orang reseller warga Kabupaten Tuban yang berinisial “I”.

Pendekatan persuasif oleh polisi sempat alot saat komunikasi dengan pengacara I, karena unit mobil tidak boleh diambil bahkan rencana I, rumah yang sudah diamankan polisi menjadi aset tersangka (owner) juga mau diminta oleh I.

Dijelaskan oleh Iptu Arif bersama anggotanya, “Ini masalah pidana, jadi sementara aset kita amankan sebagai barang bukti. Kalau mau memiliki aset ini, dipersilahkan untuk mengajukan perdatanya.

Akhirnya, dua unit mobil berada di salah satu reseller yang menjadi aset tersangka bisa kita bawah ke Polres Lamongan malam itu juga,” pungkas Iptu Arif.

Hal senada dipertegas oleh Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Yoan Septi Hendri, ”
Kasus penipuan berkedok investasi bodong di Lamongan ini, atas perintah bapak Kapolres terus dilakukan penyelidikan oleh Satreskrim Polres Lamongan.

Sebelumnya, polisi menyita sebuah aset rumah milik tersangka, kini polisi juga berhasil mengamankan dua unit mobil milik tersangka S-B (21), mahasiswi tersangka investasi bodong ini.

Pihaknya, kata AKP Yoan, menyita rumah yang dibeli tersangka senilai Rp 947 juta dan baru dibayar Rp 750 juta. Aset rumah tersebut telah diamankan penyidik sebagai barang bukti dari tindak pidana investasi bondong atas nama Bilad.

Kini menyusul, dua unit mobil masing-masing Toyota Rush sengaja disimpan di gudang oleh I dan Honda Brio belum keluar plat nomornya, masih menunggu fakturnya/profit. Dua unit mobil yang kita amankan ini ditempat reseller di Tuban berinisial I.

Sedangkan Honda Brio sudah ada plat nomornya. “Kita akan buru, aset apa saja yang masih disimpan tersangka. Kita akan telusuri terus,” tegasnya.

Satreskrim Polres Lamongan sampai saat ini sudah mengamankan rumah dan dua unit mobil yang sebagai aset milik tersangka.

Jadi dalam kasus investasi bodong di Lamongan ini, aset milik tersangka yang sudah diamankan oleh polres Lamongan senilai Rp 1, 2 miliar.

“Kami akan terus menelusuri apa saja aset yang masih disimpan atau masih dimiliki. Tentunya mungkin itu bisa membantu mengembalikan kerugian bagi para korban investasi bodong ini sendiri.

Untuk saat malam hari ini, laporan terkait kasus penipuan berkedok investasi bodong ini sendiri dengan tersangka inisial S-B sudah masuk 4 laporan.

Kami masih menunggu laporan masyarakat Lamongan atau dari luar Lamongan apabila TKP nya disini dan akan kami tindaklanjuti,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Yoan Septi Hendri dihalaman Mapolres Lamongan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.