Polres Nganjuk Bersama Nahdatul Ulama Gelar Istigotsah dan Bermunajat

by -

NGANJUK, RadarBangsa.co.id – Polres Nganjuk bersama Nahdatul Ulama (NU), menggelar Istighotsah dan bermunajat bersama ribuan siswa dari SMA/SMK se-kabupaten Nganjuk dan para santri di Masjid Nurul Huda kecamatan Tanjunganom kabupaten Nganjuk.

Ber-Istighotsah sebagaimana yang dikatakan oleh KH Syamsudin Al Ali Koordinator Ulama Kamtibmas Nganjuk dalam sambutannya mengatakan, yaitu untuk meminta pertolongan pada Allah SWT agar Negara yang sama-sama dicintainya yaitu negara Indonesia bisa terlepas dari bala bencana, dan acara ini juga, sebagai ajang silaturahmi yaitu untuk menciptakan keharmonisan hubungan antar masyarakat khususnya kabupaten Nganjuk.

“Istighotsah sebagai ajang kerukunan dan keharmonisan antar warga masyarakat menuju Indonesia makmur dan maju. Mari kita bersama-sama bersikap sebagaimana yang diajarkan dalam agama Islam dalam mewujudkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dan akhirnya mampu membawa kemaslahatan bagi semua rakyat Indonesia terutama ummat Islam di kabupaten Nganjuk,” sambut KH Syamsudin

Sementara itu Kapolres Nganjuk AKBP Handono Subiakto dalam sambutannya juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk selalu bersinergi dalam menciptakan keamanan dan ketentraman wilayah kabupaten Nganjuk untuk lebih kondusif. Apalagi kalau ditelaah dalam doa-doa Istighotsah adalah untuk kerukunan, kesehatan, keselamatan dan kemakmuran.

“Mari kita tumbuhkan kembali jiwa nasionalisme dan tidak terprovokasi dengan hal-hal yang dapat memecah belah bangsa. Eratkan kembali kerukunan dan selalu ciptakan kondisi wilayah kita masing-masing se-aman dan se-kondusif mungkin. Karena tugas menjaga kamtibmas bukan hanya ada pada institusi kami tapi ada pada kita semua,” sambut Kapolres Handono juga, 20/10/2019.

Selepas acara Istighotsah dan bermunajat bersama dilanjutkan dengan acara Parade Merah Putih sebagai langkah menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme. Hal ini, bertujuan untuk mengingatkan kembali, kepada para pejuang terdahulu yang telah mengorbankan jutaan liter tetesan darah, hanya untuk mengibarkan bendera kembanggaan bangsa Indonesia.

Sedangkan saat ini, dengan sangat mudah mengibarkannya tanpa harus angkat senjata. Karenanya Parade Merah Putih sebagai tanda untuk selalu melakukan hal-hal yang positif dalam mengharumkan NKRI.

Sementara acara di Stadion Anjuk Ladang Forkopimda kabupaten Nganjuk memberangkatkan pawai santri dalam rangka hari Santri Nasional 2019. (deny)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *