Polres Nganjuk Musnahkan Barang Bukti Hasil Operasi Pekat Semeru 2024

Polres Nganjuk

NGANJUK, RadarBangsa.co.id – Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) dan didampingi Wakapolres, Pejabat Utama (PJU), serta Kapolsek jajaran Polres Nganjuk, melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2024. Pemusnahan dilaksanakan di halaman apel Polres Nganjuk pada Rabu (03/04/2024).

Dalam keterangannya, Kapolres Nganjuk menyebutkan barang bukti yang dimusnahkan dari hasil operasi tersebut, yang dilaksanakan sejak 19 hingga 30 Maret 2024, meliputi Okerbaya sebanyak 10.900 butir, Shabu seberat 8 gram, Velq cacing sebanyak 14 buah, knalpot brong sebanyak 67 batang, dan Miras sebanyak 108,5 liter.

Bacaan Lainnya

Barang bukti tersebut berasal dari beberapa kasus, termasuk Kasus TO yang terdiri dari Premanisme 1 kasus, Prostitusi 3 kasus, Judi 6 kasus, Narkoba 2 kasus, dengan jumlah tersangka sebanyak 11 orang. Sementara kasus non-TO mencakup Premanisme 1 kasus, Prostitusi 1 kasus, Judi 2 kasus, Narkoba 4 kasus, Miras 57 kasus, dan Handak 1 kasus, dengan jumlah tersangka sebanyak 66 orang serta barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp.2.351.000,-, 20 unit handphone, 3 unit R2, Shabu seberat 15,33 gram, Pil Dobel L sebanyak 26,975 butir, serbuk handak seberat 26 ons, dan Miras ilegal sebanyak 108,5 liter. Jumlah penindakan pelanggaran lalu lintas selama Januari hingga Maret 2024 mencapai total 756.

“Ini merupakan bentuk komitmen Polres Nganjuk dalam memberantas tindakan kriminal dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya yang tentunya sangat meresahkan masyarakat,” ujar AKBP Muhammad.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, S.Sos., yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan yang telah diraih oleh Polres Nganjuk dalam Operasi Pekat Semeru 2024.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasi Polres Nganjuk dalam memberantas penyakit masyarakat serta berharap upaya-upaya ini dapat terus ditingkatkan sehingga Kabupaten Nganjuk dapat menjadi lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warganya,” kata Tatit.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *