Polsek Beji Pasuruan Berhasil Ungkap Perkara Pencurian Kotak Amal yang Viral Dimedsos

(Baju biru) pelaku saat minta maaf kepada takmir Masjid (IST)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Dibawah pimpinan Kompol Ahmad Polsek Beji Polres Pasuruan berhasil menangani kasus pencurian yang terjadi di di Masjid AL Muttaqien Dusun Karanglo, Desa Kedungboto Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan yang sempat viral di Medsos dengan jalan mediasi.Rabu, (11/1/2022).

Pasalnya seorang lelaki inisial MS(30 thn), warga Dsn. Rohkunci Ds. Oro- oro ombo wetan Kecematan Rembang Kabupaten Pasuruan Pada hari Selasa, 11 Januari 2022 sekira jam 14.00 WIB membawa kabur satu buah kotak amal yang berisi uang tunai sebesar Rp. 75.000 di Masjid AL Muttaqien  Dusun Karanglo, Desa  Kedungboto, Kecamatan Beji.

Bacaan Lainnya

Aksi pencurian tersebut  terekam cctv dan telah viral di medsos Kapolsek Beji Kompol Ahmad  melalui Kanit Reskrim AKP Suparlan, SH.  menjelaskan kepada awak  media bahwa kejadian itu bermula saat MS,  sekitar pukul 14.00 WIB melihat Masjid AL Muttaqien dianggap  situasi sekitar dalam keadaan sepi, pelaku yang datang dengan mengendarai Honda Supra Fit No.Pol N 2695 TM langsung masuk ke dalam masjid lalu mengambil 1 (satu) buah kotak amal yang berisi uang tunai sebesar Rp75.000,- dan membawanya kabur. Aksi pencurian tersebut  terekam cctv dan telah viral di medsos, ” Ungkapnya

Selanjutnya Reskrim Polsek Beji melakukan mediasi dengan pihak-pihak terkait, agar kasus tersebut diselesaikan dengan jalan mediasi dan kekeluargaan.

“Setelah menerima laporan pada hari Rabu (11/01/2022), kami beserta anggota yang lain  melakukan penyelidikan serta  pengumpulan bahan dan keterangan dan berhasil mengungkap pelaku pencurian tersebut.

Namun berdasarkan musyawarah dari Pihak Kepala Desa Kedungboto, Takmir masjid beserta karang taruna setempat, dan pihak Kepala Desa Oro Ombo Wetan beserta keluarga pelaku telah disepakati  bahwa perkara pencurian ini diselesaikan secara kekeluargaan yang ditindak lanjuti penyelesaian perkara secara Restorative Justice.

“AKP Suparlan, SH mengatakan, plaku menunjukkan sikap kooperatif dengan mengakui perbuatannya, meminta maaf kepada takmir Masjid Al Muttaqin dan Pelaku mengembalikan uang yang telah dicuri sebesar Rp75.000,

Ditambahkan juga oleh Kanit Reskrim Polsek Beji AKP Suparlan, SH bahwa penyelesaian kasus tersebut adalah dengan cara mediasi karena tergolong tindak pidana ringan (Tipiring).

“Ini berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) No. 2 Tahun 2012 tentang Penyesuaian Jumlah Kerugian Tindak Pidana Pencurian dibawah Rp.2.500.000,- tidak boleh dilakukan penahanan dan Perpol No.8 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Perkara secara berkeadilan Restoratif Justice, antara korban dan terduga pelaku sudah melakukan perdamaian serta saling memaafkan.” Pungkasnya.

Kesimpulan dari hasil mediasi tersebut bahwa kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan damai dan pelaku meminta maaf atas perbuatanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.