PPNS dan PT SSA Luncurkan Kapal Speed Boat Pesanan dari Mimika

Peluncuran kapal speed boat pesanan dari Mimika oleh PPNS dan PT. SSA

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) dan PT. Samudera Sinar Abadi Shipyard (PT. SSA) luncurkan kapal Speed Boat pesanan dari Dinas Perhubungan Mimika. Ini adalah salah satu bentuk nyata dari kerjasama antara perguruan tinggi vokasi dan industri. Kapal penumpang tipe speed boat “Amole 01” ini adalah pesanan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika dengan kapasitas angkut 22 orang.

Dengan dimensi panjang 12.5 m, kapal speed boat Amole 01 ini mampu melaju dengan kecepatan 25 knot. Kapal ini dan beberapa kapal yang sedang dibuat, dikerjakan sepenuhnya di Bengkel Non-Metal, kampus PPNS dengan melibatkan dosen, teknisi, mahasiswa, dan bahkan siswa SMK yang sedang magang. Kapal Amole 01 ini diluncurkan secara terbatas pada Jumat (24/09), sebelum dilakukan Sea Trial dan diserahkan ke Mimika.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya melalui Zoom, Kadishub Kab. Mimika, Jania Rante Danun, menyampaikan bahwa, kapal ini digunakan untuk menunjang transportasi perairan di Mimika.

“Untuk menghubungkan antar distrik di Mimika itu sangat sulit bila lewat darat. Sehingga pilihannya adalah jalur sungai, laut, atau udara. Harapannya adalah kapal Amole 01 ini akan membantu sebagai moda transportasi dari dan ke Timika,” tutur Jania.

Sugiono selaku praktisi industri juga menekankan bahwa, ada beberapa teknologi yang diterapkan dalam kapal sehingga kapal ini akan lebih terjamin keamanannya.

“Salah satunya adalah teknologi dimana apabila kapal terkena karang, atau benda keras lainnya, kapal tidak akan langsung pecah, namun merembes secara pelan. Ini akan memberikan waktu bagi awak kapal untuk memperbaiki atau menyelamatkan diri, sehingga lebih safety,” imbuh Sugiono.

Beberapa kapal pesanan yang telah dan sedang dibuat, hampir seluruhnya menggunakan cetakan kapal fiber bersama. Cetakan kapal fiber ini adalah produk hasil dari kegiatan hibah Mitrasdudi Dirjen Vokasi khususnya untuk peningkatan kerjasama antara perguruan tinggi vokasi dan industri.

Saat itu, salah satu penggunaannya adalah pembuatan cetakan kapal fiber bersama 4 perusahaan galangan khusus kapal kecil, salah satunya PT. SSA. Cetakan kapal bersama ini akan memudahkan UKM Kapal Kecil untuk mengurangi biaya pembuatan cetakan kapal dan mengurangi durasi pembuatan cetakan kapal sebagai langkah utama pembuatan kapal fiber.

Hasil dari cetakan kapal fiber bersama tersebut ternyata membawa dampak yang menggembirakan. Beberapa pesanan kapal dari beberapa perusahaan galangan tersebut. Beberapa dikerjakan di galangan, namun sebagian besar dibuat sepenuhnya di Bengkel Non-Metal kampus PPNS.

Kapal Speed Boat dan Satu kapal penumpang direncakan akan grand launching dan melakukan Sea Trial pada pertengahan Oktober tahun ini. Eko Julianto selaku direktur PPNS mengharapkan makin banyak kerjasama kampus dan industri yang membawa kebermanfaatan dari segi ekonomi, peningkatan kualitas SDM.

“Ini adalah bentuk nyata dari kerjasama antara industri dan kampus vokasi. Bentuk kerjasama produksi seperti ini akan memberikan keuntungan baik bagi industri maupun dunia pendidikan,” papar Eko.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *