PPP Sampang Desak Rampungkan Juknis JPS, Inilah Sasaran Penerima Bantuan yang Diusulkan

  • Whatsapp
Rapat Fraksi PPP di Kantor DPC PPP jalan Bahagia Sampang

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sampang Madura Jawa Timur mendesak Petunjuk Tekhnis (Juknis) Program Jaringan Pengaman Sosial (JPS) segera dirampungkan

Desakan itu terungkap dalam Rapat Fraksi PPP yang dipimpin langsung oleh Ketua DPC PPP Sampang yang juga sebagai Ketua Fraksi Ach Subhan kamis 4/6 di Kantor DPC PPP jalan Bahagia

Bacaan Lainnya

Menurut Ach Subhan saat ini ada 87 M sisa Dana yang dialokasikan untuk Program JPS dengan maksud membantu warga yang sedang terdampak Covid 19
“Namun pihak Legislatif belum menyetujui karena Juknis terutama yang menyangkut sasaran penerima bantuan belum di rampungkan,”ujar Ach Subhan

Dijelaskan ditengah Pandemi Covid 19 ini masyarakat sangat membutuhkan kucuran dari Program tersebut

Ia berharap pihak Eksekutif segera merumuskan draft untuk di bahas bersama Legislatif sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku

Ditambahkan, PPP mengusulkan supaya di pertimbangkan sasaran penerima bantuan adalah Guru Honorer, Dosen non PNS, Guru Ngaji dan Wartawan

Sementara Sekretaris Fraksi PPP Moh Iqbal Fathoni membenarkan usulan dari PPP melalui Rapat Fraksi kamis 4/6

PPP beralasan sasaran penerima bantuan yang diusulkan tersebut termasuk terdampak Covid 19 dan berada di garis depan di setiap bidangnya

Namun Bung Fafan panggilan akrab Anggota Komisi IV yang dikenal kritis itu menegaskan para penerima bantuan yang diusulkan itu belum menerima bantuan Sosial apapun seperti PKH, BPNT maupun BLT

Saat disinggung terkait unsur aktivis Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang juga terdampak namun tidak masuk dalam usulan, Ia ber argumentasi bahwa LSM bukan sebuah profesi tetapi bagian dari masyarakat yang juga berhak untuk mendapat bantuan asalkan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

(Her)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *