Prambanan Coffee, Destinasi Wisata Baru di Kecamatan Benjeng

GRESIK, RadarBangsa.co.id – Kebiasaan “ngopi” sendiri atau bersama teman ternyata bukan hanya pemenuhan kebutuhan semata. Akan tetapi sudah menjadi gaya hidup tersendiri bagi sebagian masyarakat. Tidak heran bila fenomena tersebut dijadikan sebagian orang untuk mendapatkan keuntungan dengan dengan cara membuka usaha warung kopi.

Membuka usaha warung kopi walaupun sederhana tapi tidak bisa dianggap remeh. Karena banyak yang sudah berhasil dari bisnis warung kopi.
Berbagai warung kopi mereka dirikan untuk memulai usaha, mulai dengan warung kecil, sampai dengan warung yang berskala besar.

Bacaan Lainnya

Salah satunya adalah Amin Mulyono, pria kelahiran Menganti – Gresik ini mencoba keberuntungannya dengan membuka usaha warung kopi. Warung kopi yang dibuka Amin, Sapaan Amin Mulyono pada hari Sabtu, 30/11/2019 di beri nama “Prambanan Coffee”.

Pembukaan Prambanan Coffee diawali dengan pemotongan tumpeng dan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim. Rasa haru sangat terasa saat pembagian santunan kepada anak yatim. Banyak dari undangan yang hadir sempat meneteskan air mata karena tak sanggup membendung rasa haru mereka.

“Saya berharap agar para anak yatim bisa merasakan kebahagiaan seperti apa yang kita rasakan sekarang ini,” terang Amin.
Menurut Amin, di Indonesia saat ini, minum kopi sudah menjadi gaya hidup (lifestyle).

Bagi kebanyakan masyarakat, minum kopi adalah suatu ritual yang unik. Akhirnya minum kopi pun sudah mulai menjadi gaya hidup, baik kalangan elit, menengah, maupun masyarakat kecil. Bahkan seperti layaknya suatu ritual khusus, ritual minum kopi ini membutuhkan tempat yang juga istimewa untuk menikmati kelezatan kopi.

“Dalam bisnis warung kopi ini, saya sangat awam. Perlu adanya masukan dari teman teman semua,” jelasnya.

Dengan adanya Prambanan Coffee, masih menurut Amin, diharapkan bisa menjadi jujugan bagi penikmat kopi di kecamatan Benjeng, Balongpanggang dan sekitarnya. Bisa menjadi tempat berdiskusi, ngobrol santai, dialog, dan opini masyarakat.

Tidak hanya sebagai tempat nongkrong, bengong, ngobrol sana sini, melainkan juga sebagai tempat bertemunya masyarakat dari berbagai lintas budaya dan juga latar belakang. Penikmat kopi di Prambanan Coffee juga mendapatkan hiburan gratis, karena adanya live musik dari pemuda sekitar Benjeng yang bisa bermain musik.

“Semoga Prambanan Coffee bisa menjadi salah satu persinggahan yang nyaman bagi penikmat kopi.Tempat berdialog, diskusi, dan juga menjadi tempat mendapatkan informasi,” pungkas Amin. (Jack)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *