Presiden Serahkan Sertifikat Hak Tanah Rakyat, ini Pesan Wakil Walikota Sorong

Wakil Walikota Sorong, dr. Hj. Pahimah Iskandar saat menyerahkan sertifikat hak tanah kepada sembilan perwakilan. [KMF]

KOTA SORONG, RadarBangsa.co.id – Presiden RI, Joko Widodo menyerahkan secara simbolis sertifikat hak atas tanah untuk rakyat, melalui program Sertifikat Tanah untuk Rakyat Indonesia, yang dilakukan secara virtual, Selasa (05/01/2021) dari Istana Negara, Jakarta.

Pada kesempatan itu, sebanyak 30 penerima sertifikat yang berasal dari Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten hadir secara langsung di Istana Negara. Adapun jumlah sertifikat tanah yang diserahkan untuk masyarakat di 26 provinsi dan 273 kabupaten/kota sebanyak 584.407 sertifikat.

Bacaan Lainnya

Menurut Presiden, penyerahan sertifikat tersebut merupakan komitmen yang sudah berulang kali disampaikan oleh dirinya, dimana komitmen pemerintah untuk terus mempercepat penyertifikatan tanah di seluruh Indonesia, dimana program sertifikasi tanah merupakan bagian dari Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dicanangkan Presiden Jokowi.

Dalam sambutannya disebutkan, sertifikat adalah bukti kepastian hukum hak atas tanah yang dimiliki. Pesan Presiden, ada baiknya sertifikat yang telah diserahkan dapat difotocopy, untuk mengantisipasi apabila sertifikat yang asli hilang.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan Djalil dalam laporannya menjelaskan, sebelum adanya program PTSL, jumlah sertifikat tanah yang dikeluarkan dalam satu tahun hanya 500.000 sertifikat. Pada tahun 2016, pemerintah telah menerbitkan 1,1 juta sertifikat, dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 5,4 juta sertifikat.

Pada tahun 2018 mencapai 9,3 juta sertifikat, dan tahun 2019 naik menjadi 11,2 juta sertifikat. Untuk tahun tahun 2020 sendiri, pemerintah hanya menerbitkan 6,8 juta sertifikat. Hal ini disebabkan oleh kondisi negara yang lagi dilanda pandemi Covid-19.

Ungkapnya, Sesuai arahan Presiden, Kementerian ATR/BPN telah melakukan transformasi digital, di mana saat ini sebagian layanan pertanahan telah berbasis digital, diantaranya pengecekan sertifikat tanah, hak tanggungan elektronik, roya, dan informasi zona nilai tanah.

Selain itu, Kementerian ATR juga berkomitmen melakukan pencegahan dan pemberantasan mafia tanah, untuk menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat, serta memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi pemegang sertifikat. Pada tahun 2020, telah diselesaikan penanganan sengketa tanah sebanyak 1.228 kasus.

Di waktu terpisah, Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran BPN Kota Sorong, Rizki Wahyudi dalam sambutannya mewakili Kepala BPN Kota Sorong mengatakan, pada tahun 2020, Kantor Pertanahan Kota Sorong ditargetkan mencapai Program PTSL sebanyak 500 bidang, dan redist 750 bidang.

“Tapi karena kondisi Covid-19, kami mengalami pemangkasan anggaran, sehingga yang terealisasi untuk PTSL sebanyak 273 bidang, dan redist 650 bidang, dimana sudah kami selesaikan pada tanggal 28 Desember 2020,” ungkap Rizki.

Wakil Walikota Sorong, dr. Hj. Pahimah Iskandar seusai menyerahkan sertifikat hak tanah kepada sembilan perwakilan mengatakan, tanah merupakan aset yang harus dikelola secara aman tanpa adanya persengketaan, yang mungkin saja terjadi.

“Inilah fungsi dan tugas dari program pemerintah pusat melalui Kementerian ATR/BPN, maupun pemerintah daerah. Kami selalu pemerintah daerah Kota Sorong sangat mendukung apa yang telah diprogramkan pemerintah pusat,” kata Wakil Walikota.

Pemerintah daerah Kota Sorong sangat fokus dan intens dalam melihat persoalan tanah, sehingga hal ini dibuktikan pada tanggal 12 Desember 2020, dimana pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Pertanahan dan BPN Kota Sorong mengeluarkan 273 sertifikat kepada warga Kota Sorong, rumah ibadah, fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan.

“Meskipun di Kota Sorong dilanda Pandemi Covid-19, namun tidak mengurangi semangat Kepala Kantor Pertanahan Kota Sorong beserta jajarannya menyelesaikan sertifikat tanah program PTSL sesuai target tang telah ditetapkan. Oleh karenanya, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas dedikasinya,” ucap Wakil Walikota.

(RB/KMF)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *