Program Kotaku yang Dibawa Partai Nasdem, Lingkungan Desa Sangen Madiun Tertata Rapi

MADIUN, RadarBangsa.co.id – Jalan lingkungan yang dulu aspalnya sudah pada mengelupas terlihat batu kerikilnya, drainase lingkungan yang amburadul airnya kemana-mana kini tampak penuh estetika, lingkungan desa Sangen kecamatan Geger kabupaten Madiun kini tertata rapi berkat Program kotaku.

Perlu di ketahuii saat ini sebagain program pemerintah baik itu PUPR Kementerian maupun BBWS (Balai Besar Wilayah Solo) di Kabupaten Madiun kebanyakan di bawa oleh partai Nasdem melaui wakil DPRI Drs.H.Soehartono dari dapil 8 Jawa Timur, putra daerah asli Madiun.

IBM KOTAKU, Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), merupakan cara strategis Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan pemukiman kumuh.

Bacaan Lainnya

Pemdes Sangen merealisasikan anggaran program KOTAKU untuk Drainase ,paving jalan dan TPT (tembok penahan tanah) lingkungan RT 01/RW 01,RT 04/RW 02 dan RT 05 /RW 03, yang mana direalisasikan untuk Pavingisasi dan Drainase dengan bervolume 645.4 meter dan 414 meter mengunakan anggaran yang sebesar Rp750.000.000 ( tujuh ratus lima puluh juta rupiah) dari IMB Kotaku tahun 2022.

Kades Sangen mejelaskan, sebagai solusi dalam menyelesaikan buruknya sistem saluran pembuangan air hujan yang menggenangi jalan dan mengakibatkan jalan berlubang.

“Jalan dan drainase ini bertujuan nantinya akan berfungsi untuk mempermudah akses jalan warga, memperlancar aktivitas antar lingkungan dan mencegah banjir,” jelasnya.

“Karena segala aktivitas masyarakat dalam sektor ekonomi itu tentu membutuhkan pembangunan infrastruktur yang memadai, salah satunya yakni akses jalan.
Keberadaan jalan desa dan jalan lingkungan yang layak tentu akan berdampak pada kelancaran transportasi dan perekonomian khususnya warga desa Sangen dan masyarakat pada umumnya”, tambah Kades yang menjabat untuk ke’3 kalinya ini.

Lanjut Kades, di himbau untuk masyarakat ,mari menjaga dan merawat infrastruktur yang sudah ada karena permasalahan yang sering terjadi dalam sebuah sistem drainase adalah orang yang tidak bertanggung jawab.

“Seperti membuang sampah sembarangan yang dapat mengakibatkan saluran drainase tersumbat dan akan menyebabkan masalah besar yaitu air tidak masuk ke selokan dan menggenangi jalan, yang mengakibatkan jalan berlubang sana sini, maka mari kita jaga bersama-sama,” tamabahnya.

Masih kata Kades, saya ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya pada pemerintah pusat melalui partai Nasdem program kota yang di bawa oleh bapak Soehartono DPRI mempercayai, memilih desa Sangen dalam penyenggaraan progam Kotaku tahun 2022.

“Dengan program ini lingkungan desa Sangen kini jadi tertata ,bersih dan jelas sekali keasrianya.” tandas Kades Sangen.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *