Proyek Peningkatan Ruas Jalan Sripendowo di Duga Asal-Asalan

- Redaksi

Sabtu, 2 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN, RadarBangsa.co.id – Proyek Peningkatan ruas jalan sripendowo Sumber Nadi kecamatan ketapang kabupaten Lampung Selatan yang di kerjakan oleh pihak rekanan CV.Monifa Karya di duga asal-asalan.Sabtu,(2/11/2019).

Bagaimana tidak, jalan yang di bangun menggunakan dana APBD 2019 dengan nilai kontrak Rp 533.176.743 dengan waktu pelaksanaan 85 hari kalender tersebut,sudah selesai di kerjakan lima belas hari yang lalu.namun saat tim media melihat langsung kondisi jalan tersebut sungguh sangat memperhatinkan.

Faktanya, terlihat selain kondisi jalan yang mudah mengelupas,ukuran ketebalannyapun diduga tidak sesuai dengan SOPnya.

Menurut Nyoman yang merupakan warga Sumber Nadi yang tinggal di sekitar pekerjaan kecewa dengan pihak rekanan,karena hasil pekerjaan terlihat tidak maksimal.

“Pembangunan jalan ini sudah selesai di kerjakan lima belas hari yang lalu mas, namun ini lah kondisi jalannya. kita lihat ini tidak maksimal pekerjaannya ,coba mas lihat. di injak menggunakan alas kaki saja sudah mengelupas apalagi dengan kendaraan yang berat-berat sedangkan di sini jadi jalan perlintasan warga yang mau tembus ke simpang lima ketapang ataupun sebaliknya.”

Jalan ini juga,Tambah Nyoman. merupakan akses petani untuk membawa hasil panennya baik jagung maupun hasil bumi lainnya ,sementara kmterlihat kwalitas pekerjaan kurang memungkinkan untuk beban yang berat dan pastinya tidak akan bertahan lama .Ujarnya.

Nyoman selaku warga sekitar menyampaikan agar pihak rekanan jangan mengambil keuntungan yang besar dengan cara tidak memperhatikan mutu dan kwalitas dari pekerjaan,

” Jangan lah buang-buang anggaran APBD seperti ini toh ini juga rakyat berhak mengkoreksi kerjaan semacam ini karena ini juga masih menggunakan uang rakyat “.terangnya seraya kekecewaan yang tampak di wajahnya.

Berbeda dengan warga lainya made mengatakan, Kami juga lebih berharap agar pihak dinas PU Lampung Selatan agar bisa langsung bisa melihat kerjaan ini jangan terima lah jalan yang tidak memenuhi standard proyek ini.pungkasnya.(Team)

Lainnya:

Berita Terkait

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut
230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja
Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen
Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:41 WIB

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu

Berita Terbaru