PT. LMI Paciran Didemo Ratusan Buruh, Ini Penyebabnya

0
265

LAMONGAN.radarbangsa.co.id.PT.Lamongan Marine Industry (LMI) sebuah perusahaan produksi Kapal di wilayah Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Selasa (09/04/2019) pagi, diunjuk rasa oleh ratusan buruh yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja (DPC-FSP) Kahutindo Lamongan untuk menuntut keadilan.

Kordinator aksi yang sekaligus Sekretaris DPC FSP Kahutindo Lamongan Ido Nugroho menjelaskan, aksi damai tersebut dilakukan pasca diberhentikannya 25 pekerja secara sepihak oleh perusahaan dengan alasan kontrak telah habis.

“Nah, setelah itu perusahaan malah bekerjasama dengan kontraktor dengan memasukkan 25 pekerja untuk menggantikan, karyawan yang diberhentikan,” ujar pria yang akrab disapa Ido ini.

Ido menegaskan, kami menduga, itu adalah upaya sengaja yang dilakukan perusahaan, untuk memberangus tenaga kerja atau buruh. Sehingga kami meminta turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan ini, sebelum terjadi aksi yang lebih besar.

“Kami disini hadir bersama 250 orang buruh lainnya, untuk menuntut keadilan. Selain itu, perusahaan juga harus lebih memperhatikan masyarakat sekitar, apalagi yang di berhentikan,” tegasnya

“Hasil audiensi tadi, pihak perusahaan tidak bersedia mempekerjakan kembali 25 orang pekerja yang di pecat. Saat ini masih berunding soal hak hak pekerja sesuai dengan UU 13 2003,” ujarnya

Sementara Ketua Komisi D DPRD Lamongan Ali Mahfudl mengaku kaget, setelah mendengar kabar pemecatan sepihak yang dilakukan PT. LMI. Ia berjanji akan segera menindak lanjutinya.

“Saya baru tau kalau ada informasi dipecatnya buruh PT. LMI. Kami harap jangan main pecat begitu. Kami meminta ada dialog untuk mencari solusi, mengapa terjadi pemecatan, apa buruh itu kinerjanya kurang bagus, atau memang ada pengurangan tenaga kerja karena sesuatu hal, harus didialogkan, cari solusi secara damai,” tegasnya.(hd).

LEAVE A REPLY