Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi, INAKER Bersama Masyarakat Desa di Lamongan Bangkit

  • Whatsapp
Desa Margoanyar, kecamatan Glagah tergerak melaksanakan kegiatan pemberdayaan melalui ibu-ibu [IST]

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Anggaran Dana Desa tahun ini 2021 tidak diperbolehkan untuk fisik, asalkan kalau berhubungan dengan ketahanan pangan di desa, membangun lumbung desa sebagai penguatan ekonomi kerakyatan, termasuk pemberdayaan.

Dalam rangka mendobrak pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19 yang melumpuhkan semua lini perekonomian negeri ini. Desa Margoanyar, kecamatan Glagah tergerak melaksanakan kegiatan pemberdayaan melalui ibu-ibu.

Bacaan Lainnya

Kami sangat mengapresiasi sekaligus punya harapan kegiatan pemberdayaan ini tidak hanya selesai terus pulang, akan tetapi benar benar di dipraktekkan secara continue (berkelanjutan). Sehingga kedepannya akan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa,” ungkap Camat Kecamatan Glagah Anton.

Sementara Kepala Desa Margoanyar Havid mengatakan, Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (28/03) di Balai Desa Margoanyar ini berangkat dari inisiasi ibu – ibu PKK di desa kami, dalam menambah penghasilan dengan dengan cara melaksanakan pelatihan pembuatan Kue dan Bakery.

Untuk itu pemerintah Desa Margoanyar merespon dalam memfasilitasi lewat Program Dana Desa Tahun Anggaran 2021 untuk pelayihan membuat olahan kue dan Bakery bersama Tim INAKER (Indonesia Bekerja).

Lebih lanjut Havid menjelaskan, dalam impian kami selaku Kepala Desa, kedepan nantinya diharapkan akan tumbuh wirausaha – wirausaha baru di desanya dan para ibu – ibu bisa meningkatkan pendapatan ekonomi di keluarganya,” ujarnya dengan penuh harapan.

Pada kesempatan ini Ketua INAKER kabupaten Lamongan Henny Riyanti menjelaskan, INAKER (Indonesia Bekerja) cetusan presiden RI ini adalah Lembaga yang notabennya resmi mitra pemerintah. Legalitasnya baik dari Kemenkumham dan Kesbangpol.

Pada aktifitas kegiatannya ada bidang termasuk juga bidang pemberdayaan masyarakat. Menurut penyampaian Pak Camat sangat tergerak dan terinspirasi setelah berkunjung ke kabupaten Banyuwangi melihat ada pusat oleh-oleh khas daerah.

Rombongan satu bis 50 orang kalau mereka semua belanja 200 – 300 sewaktu berkunjung bisa dibayangkan nilai profit dari olahan khas daerah,” ujar Henny yang menirukan ucapan Camat Glagah.

Selain itu, kami sebagai Mitra dengan Dinas – dinas terkait dan Alhamdulilah sudah pernah silaturahim ke Dinas Kiperasi, Disperindag, Dinas Pariwisata.

Kedepan yang menjadi agenda kami bersama Tim dalam waktu dekat akan silaturahim ke Pak Bupati Lamongan yang baru. Dengan tujuan untuk memperkenalkan visi dan misi INAKER.

Kegiatan yang belum tersentuh dinas kita garap dan sebelumnya beberapa bulannyang lalu kita melakukan pelatihan E marketing didesa Koro perbatasan Gresik -Lamongan.

Karena kami berkeliling kabupaten Lamongan dalam membantu pemerintah daerah bersama sama memulihkan perkonomian masyarajat pasca pandemi nanti,” tandas Henny yang juga pemilik Radja Ticket ini.

(Iful/Edi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *