Rampas Mobil Dijalan, Dept Collector Tumpes di Reskrim Polsek Menganti

  • Whatsapp

GRESIK, RadarBangsa.co.id – Anggota Reskrim Polsek Menganti berhasil mengamankan seorang laki laki bernama M. Hudri yang beralamat di Dsn. Betengan, Ds. Rabasan, Kec. Kedunsung, Kab. Sampang madura dan tinggal di Dukuh kupang, Surabaya. M. Hudri merupakan salah satu dari 6 pelaku pencurian dengan kekerasan. Dia juga mengaku sebagai Dept collector PT. OPPU AMBAR MALIGAS.

Menurut keterangan saksi dilapangan, kejadian berawal pada hari Rabu tanggal 4 Desember 2019 sekira pukul 12.00 WIB. Korban Galang Bagus Sugianto, seorang anggota POLRI ( Rorena Polda JATIM ) mengendarai 1 (satu) unit Mobil ERTIGA bersama adiknya Tribawanto Bagus Sugiyanto.

Read More

Sesampai di jalan raya Ds. Domas, Kecamatan Menganti, Gresik, korban dihentikan oleh 6 (enam) orang yang tidak dikenal. Kemudian 4 (empat) pelaku yang bernama Abdul Hamid, M. Hudri dan 2 (dua) orang pelaku lainya memukul kaca jendela mobil dan meminta korban untuk turun, kemudian korban membuka kaca mobil dan salah seorang palku mengeluerkan kata kata
“Serahkan mobil ini, kalau tidak kamu saya bunuh “ terangnya.

Selanjutnya korban turun dari mobil bersama adiknya. Pelaku langsung membawa pergi mobil ERTIGA milik korban ke arah utara. Kemudian korban menghubungi orang tuanya, Sugianto yang juga sebagai Kades Sidojangkung kecamatan Menganti.

Tak lama kemudian Kades bersama warga melakukan pengejaran kepada para pelaku. Sesampai di simpang tiga Boboh, Sugiyanto berhasil menghentikan Mobil ERTIGA yang dibawa oleh para pelaku dan terjadi keributan diantara keduanya. 1 (satu) orang pelaku, M Hudri berhasil diamankan petugas Polsek Menganti dan membawa ke Polsek Menganti, 5 (lima) orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

Kapolsek Menganti, AKP. Tatak Sutrisno membenarkan kejadian pencurian dengan kekerasan diwilayah hukumnya.”Pelaku dan barang bukti sudah kita amankan untuk proses lebih lanjut,” terang tatak.

Lanjut mantan Kapolsek Sedayu tersebut, identitas pelaku lainnya sudah diketahui. Dirinya telah mengerahkan anggotanya untuk memburu para pelaku yang melarikan diri.

“Kami akan terus melakukan pengejaran untuk menangkap tersangka lainnya,” pungkasnya.
Pelaku melanggar pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara.(Jack/Imam)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *