Rampungkan Pendataan SDGs Pertama di Lamongan, Desa Takeranklating Patut di Apresiasi

  • Whatsapp
Musdes Desa Khusus Penetapan Hasil Pendataan SDGs Tahun 2021 bertempat di Pendopo Balai Desa [IST]

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pokja Relawan Pendataan SDGs (Sustainable Development Gold Desa) Desa Takeranklating, Kecamatan Tikung, kabupaten Lamongan dalam pelaksanaan tugasnya telah dirampungkan.

Berakhirnya Pendataan SDGs tersebut disahkan dalam MusdesSUS (Musyawarah Desa Khusus) untuk di lakukan penetapan dalam Berita Acara yang di Tandatangani pihak pihak  yang terkait pada Jum’at pukul 10.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Ini menjadikan Desa Pertama di Kabupaten Lamongan yang sudah menyelesaikan pendataan dengan 3.898 Jiwa, 1.027 KK dan 32 RT. Jumat (28/05/2021).

Sementara, Ketua Pokja relawan pendataan Desa Abdul Rozaq yang sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Desa ini membeberkan Kiat kiat nya hingga sukses merampungkan pendataan SDGs sebelum tengat waktu yang di tentukan tanggal 31 Mei.

Rozak menyampaikan kiatnya sederhana yang penting kompak dan Guyub maka teman teman Pokja yang lain semangat untuk kunjungan kerumah rumah warga untuk melakukan wawancara sesuai dengan Formulir Pendataan SDGs dari Kemendesa, itu saja kiatnya,” ujar Rozak kepada sejumlah Wartawan.

Pada kesempatan yang sama Kepala Desa (Kades) Takeranklating Yasmuin menambahkan, menyinggung tentang Pokja Relawan Pendataan SDGs ini sungguh luar biasa sebab tidak ada Honornya hanya penganti transport saja.

Namun, kesungguhannya dalam melakukan kunjungan ke warga layak di apreasiasi, dan kami akan menjadikan data SDGs ini sebagai sumber awal atau dasar untuk mengambil kebijakan perencanaan pembangunan desa tahun-tahun yang akan datang.

“Saya ini Kepala Desa, tapi juga di wawancarai oleh relawan pendataan SDGs. Hal ini guna menjaga validitas dan akurasinya SDGs ini, maka kami sungguh – sungguh berterima kasih atas kinerja Pokja Relawan ini,” terang Kades Yasmuin.

Sedangkan Plt. Camat kecanatan Tikung Abdul Khowi mengacungkan 2 Jempol untuk Desa Takeranklating yang merampungkan pendataan SDGs ini.

Data ini sangat penting untuk dasar pemerintah Desa, kecamatan, kabupaten, propinsi dan Pusat dalam memotret desa untuk melakukan intervensi kebijakan kebijakan yang ada, baik bantuan atau pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan Data  yang Valid maka sesungguhnya pekerjaan itu 50% persen rampung.

Yang turut hadir dalam MusdesSUS pertama di Kabupaten Lamongan ini diantaranya, semua Pokja dan tokoh masyarakat, Camat dan Staf serta PD PLD TPPI kecamatan Tikung.

Sekaligus di hadiri oleh Koordinator TA PM P3MD Kabupaten Lamongan Iskandar NH, yang sekaligus menjadi PIC SDGS tahun 2021.

(red/Ful)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *