Rapat Koordinasi Tim Penataan PKL Taman Kota dengan Paguyuban PKL

  • Whatsapp

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Rencana relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Taman Kota jalan Jamaludin Sampang Madura Jawa Timur sudah final

Realisasi relokasi ke arah selatan Taman akan dilakukan setelah ditandatanganinya Surat Pernyataan kesediaan oleh PKL

Bacaan Lainnya

Hal itu terungkap pada Rapat Koordinasi tentang Sosialisasi Penataan PKL Taman Kota diaula Diskopindag jalan Diponogoro kamis 10/6

Rapat yang dipimpin oleh Slamet Riyanto S.Sos Kasi UP Restrukturisasi dan Kemitraan Diskopindag dihadiri oleh Taufikurrahman SH, Suharto SH dari Satpol PP, Abu Kasi Taman DLH, Perwakilan Dishub, TP2BKUM Diskopindag Wilayah Kecamatan Sampang serta Ketua dan Pengurus Paguyuban PKL

Dijelaskan oleh Slamet Riyanto upaya Penataan untuk mengembalikan fungsi keindahan Taman agar membuat nyaman pengunjung dan masyarakat sekitarnya tanpa mengabaikan pendekatan ekonomi masyarakat
“Sesuai petunjuk Bupati semua kepentingan khususnya para PKL tetap dijadikan pertimbangan,” ujarnya

Ia mengaku sudah beberapa kali melakukan koordinasi dengan OPD terkait dan melakukan pendekatan kepada para PKL

Hingga diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Paguyuban PKL berikut layout yang sudah dirancang bersama Paguyuban PKL

Sementara Kabid Penegakan Perda dan Ketertiban Umum Satpol PP Taufikurrahman SH mengungkapkan sebenarnya dalam salah satu regulasi di area Taman dilarang menjadi.tempat berjualan apalagi lokasinya ada di depan kantor Pemkab

Tetapi disebutkan juga jika hal tersebut menyangkut sebuah kebijakan sebagai penunjang keramaian tanpa melanggar unsur ketertiban umum tentu bisa diakomodir

Oleh karenanya niat baik Pemerintah Daerah untuk mengakomodir kepentingan PKL perlu diapresiasi serta disambut baik oleh PKL
“Konsep dan rencana relokasi sudah final, karena sarana yang dibutuhkan PKL sudah dipenuhi,” tegasnya

Ia menghimbau para PKL mendukung langkah Pemkab dengan mau menandatangani Surat Pernyataan kesediaan

Dijelaskan Surat Pernyataan tersebut sebagai.dasar dari Satpol.PP untuk melakukan langkah penindakan bagi yang melanggar
“Tetapi itu langkah terakhir, oleh karenanya diperlukan kekompakan para PKL agar saling mengingatkan,” tuturnya

Selain relokasi ada sejumlah kesepakatan.dan keputusan dari Tim Penataan PKL dengan Paguyuban yakni selama jam kerja dilarang berjualan di area Taman, kecuali sabtu minggu para PKL diperbolehkan berjualan

Area diperbolehkannya berjualan sebelah selatan dan barat Taman Kota serta dilarang berjualan di sebelah utara

Sedangkan waktu yang diperbolehkan ditempati mulai pukul 15.00 wib sampai 24.00 wib, kecuali Sabtu – Minggu diperbolehkan mulai pagi, siang maupun sore

Selanjutnya area parkir akan ditentukan dan diatur oleh Petugas Dishub termasuk pengaturan jalur Odong odong

Terakhir sisi utara Taman akan dipasang papan Himbauan larangan yang dijaga oleh Satpol PP.

(Her)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *